Uptodai.com - Kepastian mengejutkan datang dari kubu Singo Edan menjelang dibukanya bursa transfer paruh musim. Manajemen mengonfirmasi bahwa Brandon Scheunemann dilepas Arema FC agar sang pemain bisa mencari klub baru yang menjamin menit bermain lebih reguler.

Keputusan melepas bek muda berdarah Indonesia-Jerman ini sama sekali tidak didasarkan pada kualitas atau performa. Pihak klub justru melihat langkah ini sebagai solusi terbaik untuk mengamankan masa depan salah satu aset paling berharga mereka.

Alasan Arema FC Melepas Brandon Scheunemann

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa Brandon Scheunemann merupakan pemain dengan potensi besar. Menurutnya, bek berusia 20 tahun itu memiliki masa depan cerah, bahkan diprediksi mampu menjadi tulang punggung Timnas Indonesia suatu saat nanti.

“Kami melihat Brandon sebagai aset yang harus dijaga dan dikembangkan, bukan dilepas karena kualitasnya buruk,” ujar Yusrinal Fitriandi, Minggu (28/12/2025). “Keputusan ini murni untuk memberi ruang bagi Brandon agar ia mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Perkembangan pemain muda harus menjadi prioritas utama.”

Inal, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa perpisahan ini merupakan hasil kesepakatan yang matang antara manajemen, tim pelatih, dan sang pemain. Arema FC menyadari bahwa kesulitan Brandon menembus tim utama dapat menghambat proses perkembangannya.

Sulit Bersaing di Lini Belakang Singo Edan

Faktor utama yang mendorong keputusan ini adalah ketatnya persaingan di lini belakang Arema FC. Singo Edan memiliki stok bek tengah yang melimpah dan sarat pengalaman, membuat Brandon kesulitan mendapatkan kesempatan tampil.

Di bawah asuhan pelatih Marcos Santos, posisi bek tengah kerap diisi oleh pemain asing berpengalaman. Nama-nama seperti Luiz Gustavo, Odivan Koerich, dan Yann Motta hampir selalu menjadi pilihan utama. Selain itu, ada bek lokal senior seperti Anwar Rifai yang juga menjadi pesaing ketat.

Berdasarkan catatan statistik, Brandon memang jarang mendapat kesempatan. Sepanjang musim 2024/2025, eks pemain PSIS Semarang dan Persipura Jayapura ini hanya mencatatkan satu penampilan saja.

Situasi semakin sulit pada paruh pertama musim 2025/2026. Hingga menjelang jeda kompetisi, Brandon belum sekali pun dipercaya turun ke lapangan. Kondisi inilah yang membuat manajemen dan tim pelatih sepakat bahwa ia perlu mencari tantangan baru.

Pintu Kembali Selalu Terbuka

Meskipun harus berpisah pada jendela bursa transfer BRI Super League kali ini, Arema FC memastikan bahwa mereka tetap membuka pintu bagi Brandon Scheunemann untuk kembali di masa depan. Manajemen sangat mendukung langkah karier yang diambil sang pemain.

“Arema FC selalu terbuka dan mendukung langkah terbaik bagi karier pemain,” tambah Inal. “Kami berterima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme Brandon selama bersama kami.”

Manajemen Singo Edan berharap Brandon dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin di klub barunya. Harapannya, ia bisa mendapatkan jam terbang tinggi, pengalaman berharga, dan kembali ke Malang dengan kepercayaan diri yang jauh lebih matang.