Uptodai.com - Pergerakan manajemen dalam Bursa Transfer Manchester United mulai menunjukkan arah yang jelas menjelang pembukaan jendela transfer musim panas mendatang. Setan Merah kini berada dalam posisi menguntungkan untuk mengamankan jasa gelandang bertahan yang sudah lama menjadi target utama mereka.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para pendukung yang mengharapkan adanya perombakan lini tengah demi menjaga stabilitas permainan tim. Dinamika di pasar pemain Eropa saat ini memungkinkan raksasa Premier League tersebut mendapatkan pemain berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dari perkiraan awal.

Lampu Hijau Transfer Morten Hjulmand ke Old Trafford

Manchester United berpeluang besar mendatangkan kapten Sporting CP, Morten Hjulmand, pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain asal Denmark tersebut kabarnya sudah membulatkan tekad untuk mencari tantangan baru di kompetisi yang lebih kompetitif. Keinginan sang pemain ini sejalan dengan kebutuhan mendesak Setan Merah akan sosok pemutus serangan lawan yang tangguh.

Meskipun Hjulmand memiliki klausul pelepasan yang mencapai angka 80 juta euro, kesepakatan internal di Sporting mengubah situasi secara drastis. Laporan terkini menyebutkan adanya “perjanjian rahasia” antara sang pemain dengan petinggi klub asal Portugal tersebut. Hal ini memungkinkan gelandang incaran Manchester United itu pergi dengan mahar sekitar 50 juta euro saja.

Penurunan harga yang signifikan ini tentu tidak ingin dilewatkan oleh manajemen United yang sedang melakukan efisiensi anggaran. Hjulmand dinilai memiliki profil yang sangat cocok dengan skema permainan cepat di Liga Inggris. Kemampuannya dalam membaca arah bola dan mendistribusikan umpan pendek menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi lini tengah tim.

Drama Kemenangan AC Milan Lewat Aksi Luka Modric

Beralih ke kompetisi Serie A, AC Milan berhasil memetik poin penuh saat bertandang ke markas Pisa pada pekan ke-25 Liga Italia. Pertandingan yang berlangsung di Cetilar Arena tersebut menyuguhkan drama yang menguras emosi para pendukung Rossoneri. Meskipun mendominasi penguasaan bola, Milan sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tuan rumah.

Situasi sempat memanas ketika Niclas Fullkrug gagal mengeksekusi tendangan penalti yang seharusnya bisa membawa Milan unggul lebih awal. Ketegangan semakin memuncak setelah Adrien Rabiot menerima kartu merah pada masa injury time babak kedua. Namun, pengalaman berbicara banyak ketika Luka Modric muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol telatnya pada menit ke-85.

Gol penentu dari kaki Modric tersebut memastikan kemenangan tipis 2-1 bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri. Kemenangan ini sangat penting bagi Milan untuk terus menempel ketat posisi papan atas klasemen sementara. Modric sekali lagi membuktikan bahwa usia hanyalah angka jika dibarengi dengan visi bermain yang luar biasa di atas lapangan.

Manchester City Susah Payah di Piala FA

Kejutan hampir terjadi dalam lanjutan kompetisi Piala FA 2025/2026 saat Manchester City menghadapi Salford City. Tim asuhan Pep Guardiola tersebut harus bekerja ekstra keras untuk menundukkan klub yang berkompetisi di kasta keempat liga Inggris. Salford memberikan perlawanan yang sangat gigih dan disiplin sepanjang waktu normal pertandingan.

Meskipun akhirnya berhasil melaju ke babak perempat final, penampilan The Citizens mengundang banyak sorotan karena kesulitan mencetak gol. Para pemain Salford tampil tanpa beban dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan City melalui skema serangan balik cepat. Guardiola bahkan harus menurunkan beberapa pemain intinya untuk memastikan kemenangan tetap berada di tangan mereka.

Hasil ini menjadi pengingat bagi tim-tim besar bahwa kompetisi piala domestik selalu menyajikan potensi kejutan dari tim semenjana. Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus mereka ke pertandingan liga yang semakin padat jadwalnya. Evaluasi mendalam tentu akan dilakukan oleh tim pelatih agar performa kurang maksimal seperti ini tidak terulang di laga-laga krusial mendatang.