Uptodai.com - Pekan ke-25 Premier League menyajikan duel akbar yang sangat menentukan peta persaingan gelar juara, yakni pertemuan antara Liverpool dan Manchester City. The Sky Blues datang ke Anfield dengan misi besar, salah satunya adalah mengukir sejarah dengan meraih Kemenangan ganda Manchester City atas The Reds dalam satu musim liga.

Pertandingan panas ini dijadwalkan berlangsung di markas kebanggaan Liverpool, Anfield, pada Minggu (8/2/2026) malam. Saat ini, Manchester City berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 47 poin, terpaut enam angka dari Arsenal yang memimpin puncak. Oleh karena itu, skuad asuhan Pep Guardiola sangat membutuhkan tiga poin penuh demi menjaga jarak dari rival utama mereka.

Di sisi lain, Liverpool yang kini ditangani oleh Arne Slot, menempati peringkat keenam dengan raihan 39 poin. Kondisi ini membuat The Reds juga berjuang keras untuk kembali ke zona Eropa, menjadikan laga ini sebagai pertarungan yang krusial bagi kedua belah pihak.

Mengapa Anfield Selalu Menjadi Neraka bagi City?

Meskipun Manchester City dikenal sebagai tim dominan di era Premier League modern, misi meraih tiga poin di Anfield bukanlah perkara mudah. Sejak Pep Guardiola mengambil alih kemudi The Citizens, rekor tandangnya di markas Liverpool terbilang sangat buruk.

Faktanya, Guardiola telah sembilan kali membawa timnya bertanding di Anfield dalam ajang Premier League. Catatannya hanya menunjukkan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan, sebuah statistik yang menunjukkan betapa angkernya stadion tersebut bagi City.

Satu-satunya kemenangan yang pernah diraih terjadi pada Februari 2021 dengan skor telak 4-1. Namun, kemenangan tersebut seringkali dianggap tidak merepresentasikan ‘Anfield yang sesungguhnya’. Hal ini lantaran laga tersebut digelar tanpa kehadiran penonton akibat pembatasan pandemi Covid-19.

Guardiola sendiri dalam beberapa kesempatan mengakui bahwa Anfield selalu menjadi stadion yang paling sulit ditaklukkan. Atmosfer suporter The Kop yang terkenal intens dan berisik seringkali menjadi faktor pembeda dalam duel-duel besar ini.

Target Sejarah: Kemenangan Ganda Manchester City

Terlepas dari catatan buruk di masa lalu, Manchester City kini berpeluang mencatatkan rekor pertemuan langsung yang belum pernah mereka raih dalam 89 tahun terakhir. Rekor ini menjadi motivasi tambahan bagi Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.

Jika mampu menumbangkan Liverpool pada laga ini, The Sky Blues akan mencetak sejarah dengan meraih kemenangan ganda Manchester City atas The Reds dalam satu musim Liga Inggris. Prestasi ini terakhir kali terjadi sangat lama, yaitu pada musim kompetisi 1936–1937.

Pada pertemuan sebelumnya di bulan November, Manchester City tampil dominan dengan mengalahkan Liverpool 3-0 di Etihad Stadium. Namun, meraih kemenangan ganda (menang kandang dan tandang) atas Liverpool di era Premier League adalah sesuatu yang belum pernah berhasil mereka capai.

Tekanan Klasemen dan Rivalitas Gelar

Manchester City datang ke laga ini dengan tekanan yang semakin tinggi setelah Arsenal meraih kemenangan telak 3-0 atas Sunderland. Kemenangan Arsenal tersebut membuat jarak antara kedua tim melebar hingga sembilan poin di klasemen sementara.

Selain itu, City kini juga memiliki poin yang sama dengan Aston Villa, yang terus menguntit di belakang mereka. Mereka hanya unggul tiga angka dari Manchester United yang berada di posisi keempat, membuat setiap poin yang hilang akan sangat berharga dalam perburuan gelar.

Oleh karena itu, laga melawan Liverpool bukan sekadar tentang rekor 89 tahun. Ini adalah pertarungan wajib menang untuk menjaga momentum dan menegaskan dominasi mereka di jalur juara Premier League, sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu mematahkan kutukan Anfield yang selama ini menghantui Pep Guardiola.