Uptodai.com - Liverpool akhirnya berhasil meraih Liverpool menang perdana EPL 2026 setelah melalui laga yang penuh drama dan ketegangan di Anfield. Menghadapi Newcastle United pada pekan ke-24 Premier League (1/2), The Reds dipaksa bekerja keras sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menutup laga dengan skor telak 4-1.

Hasil ini menjadi pelepas dahaga bagi para penggemar yang menantikan momentum kebangkitan tim di awal tahun kalender. Kemenangan ini krusial untuk menjaga asa mereka di zona Eropa. Meskipun sempat tertinggal lebih dahulu, mentalitas juara skuad The Reds terlihat jelas, ditandai dengan dua gol cepat menjelang jeda babak pertama yang menjadi kunci pembalik keadaan.

Hugo Ekitike Menggila, Kunci Kemenangan Pertama Liverpool 2026

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menyajikan permainan terbuka dan intens. Newcastle, yang dikenal dengan transisi cepatnya, tidak gentar meladeni permainan cepat tuan rumah. Mereka bahkan berhasil mengejutkan publik Anfield pada menit ke-36, memanfaatkan kelengahan lini belakang Liverpool.

Gelandang lincah Anthony Gordon menjadi mimpi buruk sementara bagi Liverpool. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Gordon menerima bola muntah di area penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau Alisson Becker. Kedudukan 0-1 sempat membuat suasana stadion membeku.

Namun, Liverpool merespons dengan intensitas tinggi, menunjukkan karakter yang mereka miliki. Hanya berselang lima menit, Hugo Ekitike berhasil menyamakan kedudukan. Penyerang muda itu menuntaskan umpan matang Florian Wirtz dari jarak dekat, mengubah skor menjadi 1-1 dan mengembalikan semangat tim.

Brace Ekitike Balikkan Keadaan

Momentum berbalik sepenuhnya pada menit ke-43. Liverpool memanfaatkan tendangan gawang cepat Alisson yang diarahkan ke sisi kiri lapangan. Milos Kerkez, yang beroperasi sebagai bek kiri, mengirimkan umpan silang akurat ke kotak penalti.

Ekitike menunjukkan insting predatornya yang tajam. Ia lolos dari kawalan bek lawan dan melakukan sontekan kaki kanan ke tiang jauh, memastikan Liverpool unggul 2-1 saat turun minum. Brace yang dicetak Ekitike ini sangat vital, tidak hanya mengubah skor tetapi juga menghancurkan mentalitas bertahan Newcastle.

Dominasi Penuh The Reds di Paruh Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool tampil jauh lebih dominan dan agresif. Pelatih The Reds tampak memberikan instruksi untuk meningkatkan tekanan di lini tengah, memaksa Newcastle lebih banyak bertahan dan kehilangan penguasaan bola. Upaya konstan ini akhirnya membuahkan hasil pada pertengahan babak.

Pada menit ke-67, Florian Wirtz mencatatkan namanya di papan skor. Pemain Jerman ini menyelesaikan kombinasi apik satu-dua dengan Mohamed Salah di area sempit. Sepakan keras Wirtz ke sudut kanan bawah gawang tidak mampu dijangkau oleh kiper Nick Pope. Skor berubah menjadi 3-1, membuat Liverpool semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan.

Newcastle United berusaha bangkit dan melakukan serangan sporadis, namun pertahanan Liverpool yang dikomandoi Ibrahima Konate bermain sangat solid. Petaka bagi tim tamu datang di menit-menit akhir pertandingan. Pesta gol Liverpool ditutup oleh Konate yang ikut maju membantu serangan.

Bek tengah asal Prancis itu berhasil menyambar bola liar dari situasi tendangan sudut, memastikan skor akhir Liverpool vs Newcastle menjadi 4-1. Kemenangan telak ini membawa The Reds mengumpulkan 39 poin dari 24 pertandingan, sekaligus mengangkat mereka ke posisi kelima klasemen sementara Premier League 2025/2026. Sementara itu, Newcastle tertahan di peringkat 10 dengan koleksi 33 angka.