Uptodai.com - Format FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi perbincangan hangat setelah FIFA resmi memasukkan turnamen ini ke dalam kalender pertandingan internasional. Keputusan tersebut membawa angin segar bagi para pendukung skuad Garuda karena para pemain yang merumput di Eropa mendapatkan lampu hijau untuk berpartisipasi. Kehadiran bintang-bintang kelas dunia ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan sepak bola di kawasan Asia Tenggara secara signifikan.

FIFA telah mengumumkan bahwa ajang bergengsi ini akan berlangsung mulai 21 September hingga 6 Oktober 2026. Jadwal tersebut bertepatan langsung dengan periode FIFA Matchday untuk bulan September dan Oktober tahun tersebut. Kondisi ini memberikan keuntungan besar bagi pelatih Timnas Indonesia dalam menyusun komposisi pemain terbaiknya tanpa terkendala izin klub.

Kehadiran Pemain Grade A di Skuad Timnas Indonesia

Pemain-pemain pilar yang berkarier di kompetisi elite Eropa kini memiliki kepastian hukum untuk membela Merah Putih. Nama-nama besar seperti Jay Idzes yang kini membela Sassuolo, hingga Kevin Diks dari Borussia Monchengladbach, dipastikan bisa turun gunung. Selain itu, bek sayap andalan LOSC Lille, Calvin Verdonk, juga berpeluang besar mengisi barisan pertahanan Garuda.

Kehadiran mereka tentu akan meningkatkan level permainan Timnas Indonesia ke tingkat yang jauh lebih tinggi. Dengan kualitas individu yang terasah di liga-liga top dunia, dominasi Indonesia atas rival tradisional seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia diprediksi akan semakin kuat. Pengalaman mereka di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi modal berharga untuk menyapu bersih gelar juara.

Klub-klub Eropa wajib melepas pemain mereka karena turnamen ini sudah terdaftar secara resmi dalam kalender FIFA. Hal ini membedakan edisi 2026 dengan turnamen ASEAN sebelumnya yang seringkali kesulitan memanggil pemain inti. Kini, kekuatan penuh Timnas Indonesia bukan lagi sekadar impian bagi para pecinta sepak bola nasional.

Bocoran Prediksi Format FIFA ASEAN Cup 2026

Meskipun FIFA belum merilis detail teknis secara menyeluruh, prediksi mengenai format FIFA ASEAN Cup 2026 sudah mulai bermunculan. Turnamen ini diperkirakan akan melibatkan total 11 negara anggota ASEAN melalui proses kualifikasi yang ketat. Sebanyak empat tim dengan peringkat FIFA terendah harus melewati babak playoff terlebih dahulu pada Juni 2026.

Dua tim yang berhasil memenangkan agregat di babak playoff akan melaju ke putaran final yang digelar pada musim gugur. Mereka akan bergabung dengan tujuh negara lain yang sudah otomatis lolos berdasarkan peringkat terbaik di kawasan. Dengan demikian, akan ada sembilan negara yang bersaing memperebutkan trofi tertinggi di Asia Tenggara tersebut.

Sembilan negara peserta nantinya akan terbagi ke dalam tiga grup, di mana masing-masing grup berisi tiga tim nasional. Setiap tim hanya akan melakoni dua pertandingan di fase grup untuk menentukan posisi klasemen. Format ini dirancang agar durasi turnamen tetap efisien dan sesuai dengan batasan waktu FIFA Matchday yang tersedia.

Fase Gugur dan Batas Maksimal Pertandingan

Sistem kualifikasi menuju babak semifinal akan diambil dari tiga juara grup dan satu runner-up terbaik dari seluruh grup. Pertandingan di fase gugur, mulai dari semifinal hingga final, rencananya hanya akan digelar dalam satu pertemuan tunggal. Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran pemain yang harus segera kembali ke klub masing-masing setelah turnamen usai.

Dengan skema tersebut, tim yang berhasil menembus partai puncak maksimal hanya akan melakoni empat pertandingan sepanjang turnamen. Jumlah ini sangat ideal dan sesuai dengan regulasi FIFA mengenai batas maksimal pertandingan pemain dalam satu periode kalender internasional. Penggemar sepak bola kini menantikan pengumuman resmi untuk melihat aksi skuad Timnas Indonesia di ASEAN Cup dengan kekuatan penuh.