Uptodai.com - Rencana transfer Federico Dimarco ke MU kini menemui jalan buntu setelah munculnya intervensi mendadak dari pihak manajemen Inter Milan. Klub berjuluk Setan Merah tersebut sebenarnya sangat berambisi mendatangkan bek sayap asal Italia itu untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada musim depan. Namun, harapan besar manajemen di Old Trafford seketika sirna hanya karena satu panggilan telepon yang menegaskan status sang pemain.

Manchester United memang sedang gencar melakukan perombakan skuat secara besar-besaran di bawah arahan tim rekrutmen yang baru. Keberhasilan mereka menggaet nama-nama besar seperti Benjamin Sesko dan Matheus Cunha pada musim lalu menjadi bukti keseriusan klub. Kini, fokus utama manajemen beralih pada sektor bek kiri yang dianggap masih menjadi titik lemah tim sepanjang kompetisi berlangsung.

Selain mengincar Dimarco, United sebenarnya sempat memantau talenta muda Barcelona, Alejandro Balde, sebagai alternatif pilihan. Tim pemandu bakat bahkan sudah menyiapkan tawaran sebesar 40 juta euro atau sekitar 33,5 juta pounds untuk memboyong pemain Spanyol tersebut. Sayangnya, angka yang disodorkan pihak Setan Merah masih berada jauh di bawah nilai pasar yang ditetapkan oleh raksasa Catalan.

Ambisi Manchester United Berburu Bek Kiri Berkualitas

Kegagalan mendapatkan Balde membuat manajemen Manchester United mengalihkan seluruh fokus mereka kepada sosok Federico Dimarco. Pemain berusia 28 tahun ini sedang menikmati masa keemasannya bersama Inter Milan di kompetisi domestik maupun Eropa. Dimarco tercatat sukses masuk dalam jajaran Tim Terbaik Serie A selama dua musim berturut-turut berkat performa konsistennya.

Statistik menunjukkan bahwa Dimarco bukan sekadar bek kiri biasa yang hanya fokus pada area pertahanan. Ia memiliki kemampuan ofensif luar biasa dengan catatan 15 assist dalam 24 penampilan di liga utama Italia musim ini. Pencapaian tersebut membuat banyak pengamat sepak bola mulai melabelinya sebagai salah satu bek kiri terbaik dunia saat ini.

Manajemen United bahkan mengirimkan perwakilan khusus untuk memantau langsung aksi Dimarco saat Inter Milan menghadapi Juventus pada Februari 2026 lalu. Kehadiran para pemandu bakat ini bertujuan untuk memastikan apakah sang pemain cocok dengan skema permainan di Liga Inggris. Hasil pantauan tersebut dilaporkan sangat memuaskan dan membuat United semakin berhasrat untuk segera mengajukan penawaran resmi.

Satu Panggilan Telepon yang Mengakhiri Segalanya

Namun, antusiasme kubu Old Trafford harus terbentur tembok tebal yang dibangun oleh manajemen Nerazzurri. Berdasarkan laporan media Italia L’Interista, harapan United untuk merekrut pemain internasional Italia itu pupus seketika. Sebuah panggilan telepon singkat antara kedua pihak sudah cukup untuk mengakhiri spekulasi kepindahan Dimarco ke Old Trafford.

Pihak Inter Milan menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki niat untuk melepas aset berharganya tersebut kepada klub mana pun. Manajemen Inter merasa bahwa Dimarco adalah bagian integral dari proyek jangka panjang klub di bawah asuhan pelatih saat ini. Mereka bahkan menyarankan pihak United untuk mencari target lain daripada membuang waktu mengejar pemain yang tidak dijual.

Inter Milan menganggap ketertarikan klub besar seperti Manchester United sebagai hal yang wajar mengingat kualitas sang pemain. Namun, bagi Inter, mempertahankan pemain bertahan Inter Milan yang memiliki kontribusi besar adalah prioritas utama mereka. Mereka bahkan menyindir bahwa siapa pun yang ingin melihat aksi Dimarco harus rela terbang ke Italia karena sang pemain tidak akan pergi.

Kini, Manchester United harus segera memutar otak untuk mencari kandidat lain sebelum bursa transfer resmi dibuka. Kebutuhan akan bek kiri baru menjadi sangat mendesak mengingat performa lini belakang yang sering kali tidak stabil. Kegagalan mendapatkan Dimarco tentu menjadi pukulan telak bagi rencana strategis yang sudah disusun oleh manajemen Setan Merah.