Segini Gaji John Herdman di Timnas Indonesia, Jauh di Bawah STY?
Uptodai.com - Setelah spekulasi panjang mengenai siapa juru taktik baru yang akan memimpin Garuda, kini terungkap besaran gaji John Herdman Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut dikabarkan menerima bayaran yang cukup fantastis dari PSSI, meskipun nominalnya ternyata berada di level yang berbeda jika dibandingkan dengan pendahulunya.
Kabar mengenai nominal kontrak John Herdman ini pertama kali disiarkan oleh media Kanada, *Waking The Red*. Laporan tersebut secara spesifik menyebutkan angka yang diterima Herdman dari federasi sepak bola Indonesia.
Nominal Kontrak John Herdman: Setara Harga Rumah di Bekasi
Menurut laporan tersebut, John Herdman menerima gaji sebesar USD40.000 per bulan. Jika dikonversi ke dalam Rupiah, angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp671 juta setiap bulannya, menggunakan kurs terkini. Nominal yang signifikan ini tentu saja memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Dengan pendapatan bulanan mencapai Rp671 juta, John Herdman memiliki daya beli yang sangat tinggi di pasar properti Indonesia. Sebagai ilustrasi yang sering digunakan, dana sebesar itu memungkinkan Herdman untuk membeli satu unit rumah di kawasan penyangga ibu kota, seperti Kabupaten Bekasi, setiap bulannya.
Properti yang bisa didapatkan dengan harga tersebut umumnya adalah rumah dua lantai dengan luas bangunan sekitar 80 meter persegi di area strategis. Hal ini menunjukkan betapa besarnya investasi PSSI untuk mendatangkan pelatih kelas dunia tersebut.
Meskipun detail resmi kontrak belum diumumkan PSSI, informasi yang beredar menyebutkan bahwa Herdman diikat selama dua tahun pertama. Kontrak tersebut juga menyertakan opsi perpanjangan selama dua tahun tambahan, yang bergantung pada capaian dan performa Timnas di ajang internasional.
Perbandingan Gaji Pelatih Timnas: Jauh di Bawah STY dan Kluivert
Menariknya, nominal yang diterima John Herdman berada di level yang berbeda jika dibandingkan dengan dua nama besar yang pernah dikaitkan atau melatih Timnas Indonesia sebelumnya. Perbedaan angka ini secara otomatis memunculkan pertanyaan publik mengenai strategi finansial PSSI dalam merekrut pelatih.
Shin Tae-yong, pelatih yang sukses membawa perubahan signifikan dan membangkitkan gairah Timnas, dilaporkan menerima bayaran sekitar Rp1,9 miliar per bulan pada kontrak terakhirnya. Angka tersebut hampir tiga kali lipat dari gaji yang kini diterima oleh John Herdman.
Sementara itu, Patrick Kluivert, legenda Belanda yang sempat menjadi kandidat kuat, disebut-sebut memiliki penawaran gaji sekitar Rp1,5 miliar per bulan dari PSSI. Perbedaan angka yang mencolok ini menunjukkan adanya penyesuaian anggaran atau fokus pada *value* jangka panjang dalam perekrutan John Herdman.
Rekam Jejak Mentereng Jadi Jaminan Kualitas
Meskipun gajinya lebih rendah dari pendahulunya, hal tersebut tidak serta merta mencerminkan kualitas kepelatihan John Herdman. Pria berusia 48 tahun ini membawa rekam jejak yang sangat mentereng, terutama dalam membangun tim dan menorehkan sejarah baru.
Di kancah sepak bola putri, Herdman sukses mengantarkan Timnas Putri Kanada meraih medali perunggu pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Pencapaian ini membuktikan kemampuannya dalam manajemen tim di kompetisi multi-event yang sangat ketat.
Puncak kariernya adalah ketika ia memimpin Timnas Putra Kanada lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar. Keberhasilan tersebut sangat bersejarah, mengingat Kanada terakhir kali tampil di ajang Piala Dunia adalah pada tahun 1986, atau 36 tahun silam.
Oleh karena itu, PSSI tampaknya lebih fokus pada kemampuan John Herdman untuk menciptakan warisan dan perubahan struktural dalam tubuh Timnas Indonesia. Nilai kontrak yang relatif lebih rendah mungkin merupakan bagian dari negosiasi yang menyeimbangkan *track record* luar biasa dengan kondisi finansial federasi.