Uptodai.com - Dunia sepak bola Arab Saudi dikejutkan oleh rumor transfer masif yang melibatkan salah satu talenta lokal terbaik. Kabar santer menyebutkan bahwa winger andalan Al Nassr, Abdulrahman Ghareeb ke Al Hilal, sang rival abadi, setelah mencapai kesepakatan personal yang menggiurkan.

Isu kepindahan Ghareeb ini menjadi topik hangat di media lokal, mengingat statusnya sebagai salah satu pemain kunci di skuad Al Nassr. Jika rumor ini benar, maka ini akan menjadi salah satu manuver transfer paling kontroversial dalam sejarah Liga Arab Saudi.

Status Bebas Transfer Memuluskan Jalan Abdulrahman Ghareeb ke Al Hilal

Laporan dari media ternama Saudi, Arriyadiyah, mengklaim bahwa manajemen Al Hilal telah merampungkan proses penandatanganan kontrak dengan Ghareeb. Pemain sayap lincah tersebut dikabarkan telah menyepakati durasi kerja selama tiga musim ke depan.

Langkah berani ini dapat dilakukan karena status kontrak Ghareeb di Al Nassr. Ia dilaporkan telah memasuki periode bebas transfer pada awal Januari, yang secara hukum memungkinkannya untuk bernegosiasi dan menandatangani pra-kontrak dengan klub lain tanpa memerlukan izin resmi dari klub lamanya.

Kondisi ini menciptakan celah hukum yang dimanfaatkan secara maksimal oleh Al Hilal. Mereka bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Ghareeb sebelum klub lain, termasuk Al Nassr sendiri, berhasil membujuknya untuk memperpanjang kontrak.

Al Hilal Berupaya Mencegah Ghareeb Bertahan di Al Nassr

Meskipun Ghareeb baru akan benar-benar bebas pada akhir musim, sumber yang sama mengindikasikan bahwa Al Hilal sedang melakukan upaya keras untuk mempercepat transfer. Mereka berusaha keras agar Ghareeb dapat segera pindah pada jendela transfer musim dingin saat ini.

Tujuan dari upaya ini jelas, yakni mencegah Ghareeb menyelesaikan sisa kontraknya bersama Al Nassr yang berakhir pada Juni mendatang. Jika berhasil, Al Hilal akan mendapatkan tambahan amunisi berharga di paruh kedua musim kompetisi.

Tawaran Gaji Fantastis Melampaui Al Ittihad

Kepindahan Abdulrahman Ghareeb ke Al Hilal tidak lepas dari iming-iming finansial yang sulit ditolak. Media Arab Saudi lainnya, So3ody, mengungkap detail tawaran gaji yang fantastis dari Al Hilal.

Al Hilal dilaporkan menaikkan tawarannya untuk merekrut Ghareeb hingga mencapai 15 juta riyal atau setara Rp67,2 miliar per tahun. Angka ini jauh melampaui tawaran yang sebelumnya diajukan oleh rival berat lainnya, Al Ittihad, yang hanya menyodorkan 12 juta riyal per tahun.

Perang penawaran gaji ini menunjukkan betapa seriusnya klub-klub besar di Saudi Pro League dalam memperkuat skuad mereka. Ghareeb, yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan mencetak gol krusial—termasuk gol pertamanya untuk Al Nassr melawan Damac FC—menjadi komoditas panas di bursa transfer.

Meskipun tawaran dari Al Hilal sangat menggiurkan, keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain. Ghareeb saat ini berada dalam posisi dilema, harus memilih antara loyalitasnya terhadap Al Nassr atau mengambil kesempatan emas untuk mendapatkan kontrak jangka panjang yang menjamin stabilitas finansial di klub rival abadi.