Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari Selhurst Park setelah pelatih kepala Crystal Palace, Oliver Glasner, secara resmi mengonfirmasi keputusannya untuk tidak melanjutkan masa baktinya. Glasner memastikan bahwa ia akan hengkang dari klub London tersebut setelah kontraknya berakhir pada akhir musim 2025/2026.

Keputusan Oliver Glasner tinggalkan Crystal Palace 2026 ini disampaikan langsung oleh sang pelatih menjelang pertandingan penting akhir pekan melawan Sunderland. Pelatih asal Austria tersebut merasa bahwa inilah saat yang paling tepat untuk mencari tantangan baru, sekaligus menandai berakhirnya era yang sempat membawa kejayaan Piala FA.

Alasan Utama Oliver Glasner Hengkang dari Selhurst Park

Glasner, yang kini berusia 51 tahun, mengungkapkan bahwa ia telah menyampaikan niatnya kepada manajemen klub sejak beberapa bulan sebelumnya. Menurut laporan yang beredar, keinginan untuk melangkah ke fase karier yang lebih ambisius menjadi pendorong utama di balik keputusan ini.

Salah satu faktor krusial yang disinyalir mempercepat kepergiannya adalah ketidakpuasan terhadap kebijakan rekrutmen pemain. Glasner merasa klub gagal memanfaatkan momentum positif yang tercipta usai menjuarai Piala FA musim sebelumnya.

Ia menilai Crystal Palace tidak mampu memberikan dukungan finansial yang cukup untuk memperkuat skuad secara signifikan. Hal ini tentu menghambat ambisinya untuk membawa The Eagles bersaing lebih konsisten di papan atas Liga Inggris dan kompetisi Eropa.

Kekecewaan Setelah Juara Piala FA

Kekecewaan Glasner semakin memuncak setelah serangkaian hasil buruk yang menimpa tim. Pekan lalu, Crystal Palace secara mengejutkan tersingkir dari ajang Piala FA setelah dikalahkan oleh klub non-liga, Macclesfield, di babak ketiga.

Meskipun menurunkan tim lapis kedua, kekalahan tersebut dianggap sebagai pukulan telak bagi upaya Palace mempertahankan gelar juara. Kegagalan ini seolah menegaskan inkonsistensi performa yang dialami oleh klub yang bermarkas di London Selatan tersebut.

Saat ini, Crystal Palace memang masih berjuang di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka juga menghadapi tantangan berat untuk menyeimbangkan performa domestik dengan partisipasi di kompetisi Eropa musim ini, sebuah beban yang memerlukan kedalaman skuad yang lebih baik.

Manchester United Mengintai Peluang Besar

Dengan adanya kepastian bahwa Oliver Glasner tinggalkan Crystal Palace 2026, namanya langsung mencuat sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas di klub raksasa. Salah satu peminat serius adalah Manchester United.

Setan Merah tengah berada dalam situasi darurat setelah manajemen memutuskan memecat Ruben Amorim pada awal bulan ini. Hingga kini, Manchester United belum menunjuk pelatih permanen, dan menugaskan Michael Carrick sebagai pelatih interim sampai akhir musim.

Pengalaman Glasner membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa serta kemampuannya membangun tim yang solid di Palace menjadi daya tarik utama bagi United. Ia dinilai memiliki profil yang cocok untuk melakukan perombakan besar di Old Trafford.

Dampak Kepergian Guehi dan Era Baru Palace

Selain mengonfirmasi kepergiannya, Glasner juga memberikan kabar penting terkait salah satu pilar pertahanan Crystal Palace. Bek andalan timnas Inggris, Marc Guehi, dipastikan absen pada laga mendatang melawan Sunderland.

Glasner menyebutkan bahwa proses kepindahan Guehi ke Manchester City telah memasuki tahap akhir. Kontrak Guehi seharusnya berakhir pada musim panas mendatang, namun Palace memilih menjualnya lebih cepat.

Keputusan ini diambil demi menghindari risiko kehilangan Guehi secara gratis, sekaligus mengamankan dana segar untuk perombakan skuad. Penjualan Guehi dan kepergian Glasner menandai dimulainya era transisi besar di Crystal Palace, yang kini harus segera mencari nakhoda baru untuk musim kompetisi berikutnya.