Uptodai.com - Pertandingan Inter vs Genoa Liga Italia pekan ke-27 menjadi panggung pembuktian bagi skuad asuhan Cristian Chivu untuk terus mendominasi kompetisi domestik. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadio Giuseppe Meazza, Nerazzurri sukses mengamankan poin penuh dengan kemenangan meyakinkan 2-0 pada Minggu, 1 Maret 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pelipur lara yang sempurna bagi para penggemar setelah Inter Milan sebelumnya harus menelan pil pahit tersingkir dari Liga Champions. Fokus penuh kini beralih ke kancah domestik demi mengamankan gelar Scudetto musim ini secepat mungkin. Armada Chivu menunjukkan mentalitas juara dengan mengontrol jalannya laga sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit.

Dominasi Inter Milan di Giuseppe Meazza

Inter Milan tampil sangat sabar dalam membangun serangan sejak menit awal pertandingan dimulai untuk membongkar pertahanan lawan. Meskipun mendominasi penguasaan bola, lini belakang Il Grifone sempat tampil cukup rapat untuk meredam agresivitas lini depan tuan rumah. Tim tamu tampak menerapkan strategi bertahan total dengan menumpuk pemain di area kotak penalti sendiri.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31 saat Federico Dimarco melepaskan tendangan voli keras dari sudut sempit yang sangat mematikan. Gol cantik tersebut tercipta setelah sang bek sayap menerima umpan lambung akurat yang dilepaskan oleh Henrikh Mkhitaryan dari lini tengah. Justin Bijlow yang mengawal gawang Genoa tidak mampu berbuat banyak untuk menghalau bola yang meluncur deras tersebut.

Setelah unggul satu gol, intensitas serangan Inter Milan tidak menurun sama sekali untuk mencari gol tambahan. Mereka terus mengurung pertahanan Genoa melalui pergerakan lincah para pemain tengah yang sangat kreatif dalam mengalirkan bola. Skor 1-0 tetap bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti untuk turun minum.

Eksekusi Penalti Hakan Calhanoglu Kunci Kemenangan

Memasuki paruh kedua, jalannya laga Inter vs Genoa Liga Italia tetap berada dalam kendali penuh tim berjuluk Nerazzurri. Genoa mencoba keluar dari tekanan dengan melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang mereka. Namun, disiplinnya lini belakang Inter yang dikomandoi oleh bek-bek berpengalaman membuat peluang tim tamu selalu kandas.

Petaka bagi tim tamu hadir pada menit ke-70 setelah Alex Amorim melakukan pelanggaran handball di area terlarang saat mencoba memblok umpan silang. Wasit tanpa ragu langsung menunjuk titik putih setelah mendapatkan konfirmasi dari asisten video wasit (VAR). Keputusan ini sempat diprotes oleh para pemain Genoa, namun wasit tetap pada pendiriannya.

Hakan Calhanoglu yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sangat tenang dan penuh percaya diri. Gelandang asal Turki tersebut mengarahkan bola ke sudut yang sulit dijangkau oleh Justin Bijlow untuk mengubah skor menjadi 2-0. Gol penalti tersebut sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tuan rumah hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Nerazzurri Kian Tak Terkejar di Klasemen Liga Italia Terbaru

Hasil dalam laga ini merupakan kemenangan kedelapan secara beruntun yang diraih Nerazzurri di pentas Serie A musim ini. Konsistensi luar biasa ini membuat posisi mereka di puncak Klasemen Liga Italia Terbaru semakin sulit untuk digoyahkan oleh para pesaing. Saat ini, Inter Milan unggul jauh dengan selisih 13 poin dari rival terdekat mereka, AC Milan.

Kondisi ini memberikan tekanan besar bagi AC Milan yang masih harus berjuang keras saat bertanding melawan Cremonese nanti. Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Inter akan mengunci gelar juara lebih awal dari perkiraan semula. Kedalaman skuad yang mumpuni menjadi kunci utama keberhasilan Cristian Chivu dalam merotasi pemainnya di setiap pertandingan.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat posisi Genoa semakin terancam di papan bawah karena hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi. Mereka harus segera bangkit dan meraih poin di laga-laga berikutnya jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Persaingan di papan bawah klasemen pun diprediksi akan semakin memanas menjelang akhir musim.