Uptodai.com - Tahun 2025 tercatat sebagai salah satu periode paling gemilang dalam sejarah modern Macan Kemayoran. Melalui Kaleidoskop Persija 2025, publik melihat bagaimana klub ibu kota ini tidak hanya menunjukkan kekuatan di level senior, tetapi juga berhasil membangun fondasi masa depan yang kokoh dan mendapatkan pengakuan global.

Konsistensi manajemen dan pembinaan usia muda yang terstruktur menjadi kunci utama keberhasilan Persija sepanjang tahun ini. Puncak euforia terjadi ketika nama salah satu pemain andalan mereka, Rizky Ridho, bahkan berhasil menembus nominasi penghargaan paling bergengsi di dunia.

Best Academy Elit Pro Academy (EPA) 2024/2025

Awal tahun 2025 menjadi penanda jelas kualitas pembinaan usia muda yang diterapkan oleh Persija Jakarta. Pada bulan Februari, Persija secara resmi dinobatkan sebagai Best Academy dalam ajang Elit Pro Academy (EPA) Liga 1 2024/2025.

Penghargaan bergengsi ini membuktikan bahwa Macan Kemayoran telah menjadi barometer pembinaan talenta muda di tanah air. Konsistensi tim muda mereka di berbagai kelompok umur memang patut diacungi jempol, menunjukkan hasil nyata dari investasi jangka panjang yang dilakukan klub.

Persija U-18 berhasil keluar sebagai runner-up EPA Liga 1 U-18, sementara Persija U-20 sukses menduduki peringkat ketiga nasional EPA Liga 1 U-20. Hasil ini memperkuat keyakinan bahwa suplai pemain berkualitas untuk tim senior akan terus mengalir di masa mendatang.

Agresivitas Persija di Super League 2025/2026

Memasuki musim baru kompetisi Super League 2025/2026, Persija Jakarta tampil jauh lebih agresif di bawah arahan pelatih Mauricio Souza. Strategi menyerang yang diterapkan Souza membuat Macan Kemayoran menjelma menjadi salah satu tim paling produktif di liga.

Hingga penghujung tahun 2025, Persija tercatat telah mengantongi total 27 gol hanya dari 14 laga yang mereka jalani. Rata-rata dua gol per pertandingan menunjukkan betapa tajamnya lini serang mereka.

Ketajaman ini ditopang oleh trio maut di lini depan, yaitu Emaxwell Souza, Allano Lima, dan Eksel Runtukahu. Kombinasi ketiganya terbukti menjadi momok yang paling ditakuti pertahanan lawan. Mereka berhasil membawa Persija bersaing ketat di papan atas klasemen sementara, bersaing sengit dengan Pusamania Borneo dan rival abadi Persib Bandung.

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025

Puncak dari euforia Kaleidoskop Persija 2025 terjadi pada bulan November. Kapten tim, Rizky Ridho, berhasil mengukir sejarah bagi sepak bola Indonesia setelah gol spektakulernya masuk dalam sebelas nominasi FIFA Puskas Award 2025.

Gol tersebut dicetak Rizky Ridho melalui tendangan jarak jauh dari tengah lapangan saat Persija menghadapi Arema FC pada Maret 2025. Momen luar biasa ini tidak hanya menjadi pembicaraan nasional, tetapi juga menarik perhatian pecinta sepak bola internasional.

Nominasi Rizky Ridho Puskas Award menempatkan nama Indonesia sejajar dengan bintang-bintang global yang juga masuk dalam daftar tersebut. Sebagai pemain belakang sekaligus kapten Timnas Indonesia, pencapaian ini menegaskan kualitas individu Ridho yang melampaui batas kompetisi domestik. Hal ini membuktikan bahwa talenta dari Liga 1 mampu bersaing di panggung tertinggi FIFA.