Uptodai.com - Hasil imbang dramatis 3-3 antara AC Milan dan Genoa akhir pekan lalu segera memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar dan media Italia, terutama terkait Kejanggalan VAR AC Milan Genoa. Momen krusial di kotak penalti menjadi sorotan utama, karena dianggap merugikan Rossoneri dalam perburuan poin penting.

Kekesalan publik Milan semakin memuncak setelah melihat keputusan berbeda yang diambil wasit pada pertandingan lain, yakni saat Inter Milan menghadapi Napoli. Perbedaan standar dalam penerapan Video Assistant Referee (VAR) ini kini menjadi isu panas yang mendominasi halaman depan surat kabar olahraga nasional.

Momen Krusial: Insiden Fullkrug dan Ostigard yang Diabaikan

Insiden yang menjadi pangkal masalah terjadi ketika penyerang Milan, Fullkrug, dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh bek Genoa, Ostigard. Rekaman tayangan ulang menunjukkan adanya kontak yang signifikan, yang menurut banyak pakar sepak bola seharusnya berbuah tendangan penalti bagi tim tuan rumah.

Anehnya, wasit yang memimpin laga memutuskan insiden tersebut bukanlah sebuah pelanggaran yang layak dihukum. Keputusan kontroversial ini diperkuat oleh tim VAR, yang memilih untuk tidak melakukan intervensi atau meminta wasit meninjau ulang tayangan di monitor tepi lapangan (On-Field Review).

Keputusan tersebut sangat merugikan AC Milan, mengingat laga berakhir imbang 3-3. Andai saja Milan mendapatkan penalti dan berhasil mengonversinya menjadi gol kemenangan, mereka akan mengantongi tiga poin penuh yang sangat krusial dalam persaingan Scudetto.

Kontras Keputusan: Penalti Kontroversial untuk Inter Milan

Situasi kontras terjadi beberapa jam kemudian saat Inter Milan bertanding melawan Napoli. Dalam laga tersebut, Nerazzurri justru mendapatkan hadiah penalti setelah adanya kontak yang dinilai lebih ringan di area pertahanan lawan, dibandingkan insiden yang dialami Fullkrug.

Keputusan cepat dari wasit lapangan, yang kemudian dikonfirmasi oleh VAR, memberikan Inter Milan peluang emas untuk mencetak gol. Perbedaan penanganan dua insiden serupa dalam waktu singkat inilah yang membuat media Italia dan para analis AC Milan merasa bingung dan kecewa.

Sorotan Media Italia terhadap Inkonsistensi VAR Serie A

Media Italia, termasuk SempreMilan, segera menyoroti ketidakseragaman dalam pengambilan keputusan ini. Mereka menilai standar yang diterapkan wasit dalam menilai pelanggaran di kotak penalti sangat tidak seragam, tergantung tim yang terlibat.

“Inkonsistensi VAR terungkap setelah penalti Inter-Napoli dan insiden Fullkrug-Ostigard,” tulis SempreMilan, menyuarakan kekecewaan basis penggemar Rossoneri. Mereka menuntut kejelasan mengenai protokol yang digunakan, sebab hal ini berdampak langsung pada integritas kompetisi.

Secara matematis, jika Milan berhasil meraih kemenangan melawan Genoa berkat penalti tersebut, mereka akan menyamai perolehan poin Inter Milan di puncak klasemen, setidaknya untuk sementara waktu. Namun, karena Kejanggalan VAR AC Milan Genoa, Rossoneri harus puas tertinggal dua poin lebih jauh.

Inkonsistensi ini tidak hanya merusak kredibilitas wasit di mata publik, tetapi juga memengaruhi dinamika persaingan di papan atas Serie A. Pihak AIA (Associazione Italiana Arbitri) kini dituntut memberikan penjelasan yang transparan dan tegas mengenai implementasi VAR, demi memastikan keadilan kompetisi tetap terjaga hingga akhir musim.