Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu: Bastoni Dituding Diving
Uptodai.com - Kontroversi kartu merah Pierre Kalulu menjadi perbincangan hangat usai laga panas Derby d’Italia yang mempertemukan Inter Milan dan Juventus. Pertandingan yang berlangsung di Stadio San Siro tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Nerazzurri 3-2 atas Si Nyonya Tua pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
Laga pekan lanjutan Serie A ini sebenarnya berjalan sangat sengit sejak menit awal. Inter Milan sempat unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri Andrea Cambiaso, sebelum sang pemain menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang bagi Juventus beberapa saat kemudian.
Analisis Wasit Luca Marelli Terkait Insiden Bastoni
Momen krusial terjadi menjelang jeda turun minum saat wasit Federico La Penna mengusir Pierre Kalulu dari lapangan hijau. Bek asal Prancis tersebut menerima kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap bek Inter Milan, Alessandro Bastoni.
Keputusan ini langsung memicu gelombang protes dari kubu Juventus dan para pengamat sepak bola Italia. Mantan wasit ternama, Luca Marelli, memberikan kritik pedas terhadap kepemimpinan La Penna dalam siaran langsung di DAZN setelah pertandingan berakhir.
Marelli menilai bahwa La Penna telah melakukan kesalahan fatal dalam menilai situasi di lapangan. Menurutnya, kontak yang terjadi antara kedua pemain sangat minim dan tidak layak membuahkan hukuman kartu kuning kedua bagi sang bek Juventus.
“Bastoni melakukan diving, itulah istilah yang paling tepat untuk menggambarkan kejadian tersebut,” ujar Marelli dengan tegas. Ia menambahkan bahwa dalam protokol baru, VAR seharusnya memiliki wewenang untuk melakukan intervensi pada kasus kartu kuning kedua yang berujung pengusiran.
Kecaman Hernanes Terhadap Sikap Alessandro Bastoni
Mantan gelandang Inter Milan dan Juventus, Hernanes, turut menyuarakan kekecewaannya terhadap jalannya pertandingan tersebut. Pria asal Brasil ini menyoroti perilaku Alessandro Bastoni yang dianggap tidak sportif demi mendapatkan keuntungan di lapangan.
Hernanes menyatakan bahwa sikap seperti yang ditunjukkan Bastoni harus segera dilawan karena merusak integritas pertandingan besar. Ia merasa prihatin melihat Juventus harus kalah akibat sistem aturan yang dinilai masih memiliki celah besar.
Menurut Hernanes, kegagalan wasit mengoreksi keputusan melalui VAR menjadi bukti bahwa regulasi Liga Italia perlu segera dibenahi. Ia mendesak otoritas liga agar kartu kuning kedua bisa ditinjau ulang secara digital jika terindikasi adanya simulasi atau diving.
Inter Milan sendiri akhirnya mengunci kemenangan melalui tambahan gol dari Francesco Pio Esposito dan Piotr Zielinski. Meski Manuel Locatelli sempat memperkecil ketertinggalan bagi Juventus, defisit jumlah pemain membuat tim asuhan Thiago Motta kesulitan membalikkan keadaan.
Kekalahan ini membuat Juventus harus merelakan poin penting dalam persaingan papan atas klasemen Serie A. Sementara itu, kubu Nerazzurri merayakan kemenangan ini dengan catatan tebal mengenai efektivitas serangan mereka di tengah drama lapangan yang terjadi.