Uptodai.com - Isu mengenai kritik Maarten Paes di Ajax Amsterdam kini memicu perdebatan panas antara pengamat sepak bola Coach Justin dengan legenda Belanda, Rafael van der Vaart. Perselisihan ini bermula ketika kiper Timnas Indonesia tersebut menyuarakan kekecewaannya terhadap performa kolektif tim raksasa Belanda tersebut.

Maarten Paes menilai bahwa skuad De Amsterdammer saat ini kehilangan semangat juang sebagai satu kesatuan tim yang solid. Pernyataan jujur tersebut rupanya tidak diterima dengan baik oleh sejumlah pihak di internal sepak bola Belanda yang merasa tersinggung.

Awal Mula Kritik Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Situasi di internal Ajax Amsterdam memang sedang tidak baik-baik saja setelah rentetan hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Maarten Paes yang baru saja bergabung menjadi sorotan utama setelah timnya gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.

Puncaknya terjadi saat Ajax harus mengakui keunggulan FC Groningen dengan skor telak 1-3 pada akhir pekan lalu. Kekalahan memalukan ini berujung pada pemecatan pelatih Fred Grim yang kemudian digantikan oleh sosok Oscar Garcia sebagai pelatih sementara.

Usai laga tersebut, Paes secara terbuka menyebut bahwa timnya tidak bermain sebagai sebuah kesatuan yang utuh di lapangan. Ia menekankan pentingnya setiap pemain untuk saling berjuang dan bercermin demi kemajuan klub ke depannya agar bisa bangkit dari keterpurukan.

Kiper andalan Shin Tae-yong ini menegaskan bahwa dalam sepak bola, kesalahan individu adalah hal yang wajar terjadi. Namun, ia tidak bisa menoleransi jika para pemain tidak memiliki kemauan untuk saling mendukung saat berada di masa sulit.

Reaksi Keras Rafael van der Vaart Terhadap Paes

Pernyataan berani dari kiper utama Timnas Indonesia ini ternyata memancing amarah Rafael van der Vaart yang merupakan produk asli akademi Ajax. Mantan bintang Real Madrid tersebut menganggap Paes tidak pantas bicara seperti itu karena statusnya yang masih pemain baru.

Van der Vaart bahkan melontarkan kalimat pedas dengan menyarankan agar manajemen Ajax segera memulangkan Paes ke Amerika Serikat. Ia merasa Paes belum membuktikan kualitasnya secara signifikan namun sudah berani mengkritik mentalitas rekan setimnya di depan media massa.

Komentar ini langsung menjadi viral dan memicu reaksi beragam dari para pecinta sepak bola, terutama para pendukung skuad Garuda. Banyak yang menganggap legenda Belanda tersebut terlalu reaktif dan menutup mata terhadap fakta bobroknya performa Ajax saat ini.

Pembelaan Menohok Coach Justin untuk Maarten Paes

Melihat situasi yang semakin memanas tersebut, Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin tidak tinggal diam. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Coach Justin memberikan serangan balik yang cukup telak kepada Rafael van der Vaart.

Coach Justin menyoroti fakta bahwa pelatih baru Ajax, Oscar Garcia, ternyata memiliki pandangan yang selaras dengan apa yang disampaikan Paes. Garcia sempat membeberkan bahwa pola latihan tim selama ini memang tidak berjalan secara layak dan kurang profesional.

Menurut Coach Justin, kritik Maarten Paes di Ajax Amsterdam adalah bentuk profesionalisme tingkat tinggi untuk memperbaiki keadaan klub yang sedang krisis. Ia menilai Paes memiliki jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan oleh tim sebesar Ajax untuk keluar dari zona nyaman.

Coach Justin bahkan menyindir Van der Vaart dengan kalimat satir yang menyarankan sang legenda untuk mencari kesibukan lain. Komentar “mending nyolong sepeda aja” menjadi sorotan utama dalam respons Coach Justin yang kini ramai dibicarakan oleh netizen Indonesia.

Dukungan penuh dari publik sepak bola tanah air terus mengalir untuk Maarten Paes yang kini tengah berjuang di kompetisi Eropa. Keberaniannya dalam menyuarakan kebenaran diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kariernya maupun performa Ajax Amsterdam ke depan.