Uptodai.com - Peluang Robert Lewandowski ke Liga Italia kini menjadi perbincangan hangat setelah dua raksasa Serie A, AC Milan dan Juventus, dikabarkan mulai memantau situasinya. Penyerang gaek asal Polandia ini tetap menunjukkan tajinya di lini depan Barcelona meski usianya segera menyentuh angka 38 tahun pada Agustus mendatang. Ketajaman yang belum pudar membuat namanya tetap laku keras di bursa transfer Eropa menjelang musim baru.

Kontrak Lewandowski di Camp Nou sendiri akan segera berakhir pada Juni 2026 mendatang. Situasi ini memicu spekulasi bahwa sang pemain mungkin mencari tantangan baru di pengujung karier profesionalnya. Juventus dan AC Milan melihat pengalaman serta insting gol Lewandowski sebagai solusi instan untuk memperkuat barisan penyerang mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.

Menanggapi kabar yang beredar, Lewandowski akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai masa depannya melalui sesi wawancara eksklusif. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini hanyalah memberikan performa terbaik bagi Barcelona. Lewandowski ingin memastikan klub asal Catalan tersebut menutup musim dengan raihan trofi yang maksimal di bawah asuhan Hansi Flick.

Fokus Utama Robert Lewandowski Bersama Barcelona

Pemain yang pernah membela Bayern Munich ini memilih untuk bersikap jujur dan terbuka mengenai situasi kontraknya saat ini. Ia mengaku belum mengambil keputusan apa pun terkait langkah selanjutnya setelah masa baktinya di Barcelona berakhir. Baginya, memikirkan klub baru di tengah kompetisi yang sedang berjalan bukanlah sebuah prioritas utama.

“Sejujurnya, tidak ada yang bisa saya katakan mengenai masa depan saya hari ini, saya berbicara dengan tulus,” ungkap Lewandowski. Ia menambahkan bahwa target jangka pendeknya adalah mengakhiri musim dengan kemenangan dan mencetak gol sebanyak mungkin. Fokus pada gelar juara menjadi harga mati bagi pemain yang telah memenangkan hampir semua trofi bergengsi ini.

Lewandowski juga menekankan bahwa dirinya belum memutuskan apakah akan bertahan di Spanyol atau mencoba peruntungan di negara lain. Ia tidak ingin spekulasi transfer mengganggu konsentrasi tim yang sedang berjuang di papan atas klasemen. Setelah musim berakhir, barulah ia akan duduk bersama agennya untuk mempertimbangkan segala kemungkinan yang ada.

Kenangan Masa Lalu dan Kedekatan dengan Serie A

Menariknya, Italia bukanlah negara yang asing bagi seorang Robert Lewandowski dalam perjalanan karier sepak bolanya. Ia mengungkapkan sebuah rahasia lama bahwa pada tahun 2010, dirinya hampir saja bergabung dengan klub Italia, Genoa. Saat itu, Lewandowski masih bermain di Liga Polandia sebelum akhirnya namanya meledak bersama Borussia Dortmund di Jerman.

Ia bahkan sempat terbang langsung ke Italia untuk merasakan atmosfer sepak bola di sana atas undangan manajemen Genoa. Lewandowski hadir di stadion untuk menonton pertandingan derby yang sangat panas antara Genoa melawan Sampdoria. Pengalaman tersebut memberinya gambaran nyata mengenai gairah besar suporter Italia terhadap olahraga si kulit bundar.

“Saya penasaran ingin melihat seperti apa klub, stadion, dan atmosfernya di sana,” kenang Lewandowski mengenai kunjungannya ke Marassi. Meskipun kesepakatan tersebut tidak pernah terwujud, ia tetap menghargai ketertarikan yang ditunjukkan oleh tim-tim Italia. Momen tersebut menjadi satu-satunya waktu di mana ia benar-benar menjalin komunikasi serius dengan klub asal Serie A.

Kualitas Liga Italia di Mata Lewandowski

Mengenai kualitas kompetisi di Negeri Pizza saat ini, Lewandowski memberikan pembelaan terhadap anggapan bahwa Serie A sedang mengalami kemunduran. Ia justru menilai Liga Italia tetap menjadi salah satu liga yang paling kompetitif dan sulit ditaklukkan di dunia. Banyak klub Italia yang kini mulai kembali menunjukkan taringnya di kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions.

Kehadiran Lewandowski tentu akan menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga bagi AC Milan maupun Juventus jika transfer ini terwujud. Milan membutuhkan sosok pemimpin di lini depan untuk membimbing para pemain muda mereka yang sedang berkembang. Sementara itu, Juventus membutuhkan mesin gol yang konsisten untuk mengembalikan kejayaan mereka di kancah domestik.

Dengan kondisi fisik yang masih sangat prima, Lewandowski diyakini masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Italia selama beberapa musim ke depan. Pengalamannya dalam menghadapi berbagai macam taktik pertahanan akan menjadi modal besar untuk menaklukkan bek-bek tangguh di Serie A. Kini, publik sepak bola hanya bisa menunggu apakah sang predator akan benar-benar mendarat di Italia atau tetap setia di Barcelona.