Madura United Pesta Gol Super League, Balotelli dan Lulinha Menggila
Uptodai.com - Madura United sukses menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara di kompetisi domestik. Dalam laga tunda pekan kedelapan Super League Indonesia musim 2025-2026, Madura United Pesta Gol Super League setelah menghancurkan perlawanan Semen Padang dengan skor telak 5-1.
Pertandingan yang digelar di markas kebanggaan mereka, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, pada Minggu (28/12/2025) malam WIB, disaksikan langsung oleh ribuan suporter yang memadati tribun. Atmosfer yang membara ini menjadi pendorong utama penampilan dominan Laskar Sappe Kerrab sepanjang 90 menit.
Dominasi Cepat di Babak Pertama
Meskipun tampil di kandang lawan, Semen Padang sempat memberikan kejutan di awal pertandingan. Tim tamu nyaris membuka keunggulan pada menit ketiga melalui manuver cepat Pedro Matos. Pemain asing tersebut berhasil melakukan solo run menuju kotak penalti, namun barisan pertahanan Madura United yang digalang Fachruddin Aryanto mampu mematahkan peluang krusial tersebut.
Respons tuan rumah sangat mematikan. Hanya berselang dua menit, Madura United langsung memecah kebuntuan. Umpan tarik matang yang dilepaskan oleh M. Riski Afrisal dari sisi kanan pertahanan Semen Padang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Lulinha dengan penyelesaian yang tenang dan akurat.
Keunggulan cepat tersebut meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan pelatih baru mereka. Madura United tidak perlu menunggu lama untuk menggandakan skor. Pada menit ke-13, situasi bola mati menjadi petaka bagi Semen Padang.
Jordy Wehrmann dan Lulinha Jadi Motor Serangan
Gelandang asal Belanda, Jordy Wehrmann, menunjukkan kualitasnya dengan mengirimkan sepak pojok yang sangat terukur. Bola lambung tersebut disambut sundulan keras oleh Jorge Ambrosio Mendonca yang memenangkan duel udara di jantung pertahanan lawan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Madura United.
Tertinggal dua gol, Kabau Sirah, julukan Semen Padang, dipaksa bermain lebih terbuka. Mereka sempat menciptakan peluang emas pada menit ke-25 ketika Pedro Matos menerima umpan lambung dari Irsyad Maulana. Sayangnya, tendangan Matos masih terlalu mudah diamankan oleh kiper Diky Indriyana yang tampil solid malam itu.
Madura United menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol, namun statistik menunjukkan dominasi penguasaan bola yang mutlak, terutama berkat peran sentral Jordy Wehrmann dan Lulinha dalam mengatur tempo permainan. Kedua pemain ini menjadi kunci vital dalam transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Balotelli dan Lulinha Mengukuhkan Pesta Gol
Memasuki paruh kedua, Madura United tetap menjaga intensitas serangan mereka. Upaya keras ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Jordy Wehrmann mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan terarah, memanfaatkan umpan cerdas dari Lulinha yang berhasil memecah garis pertahanan Semen Padang.
Semen Padang sempat memberikan perlawanan balik yang mengejutkan. Hanya satu menit setelah gol ketiga tuan rumah, Cornelius Stewart berhasil menaklukkan Diky Indriyana, mengubah skor menjadi 3-1. Gol ini seolah membangkitkan harapan tim tamu untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, momentum pertandingan kembali berpihak kepada Madura United. Pada menit ke-59, pelatih melakukan pergantian strategis dengan memasukkan Balotelli menggantikan Aji Kusuma. Kehadiran penyerang asal Guinea-Bissau ini langsung memberikan dampak instan, menambah daya gedor dan tekanan di lini depan.
Tekanan bertubi-tubi dari Laskar Sappe Kerrab akhirnya berbuah hadiah penalti pada menit ke-71. Balotelli, yang baru masuk di babak kedua, menunjukkan ketenangan luar biasa. Ia sukses mengeksekusi tendangan 12 pas, memastikan Madura United unggul jauh 4-1.
Pesta gol Madura United ditutup pada penghujung pertandingan. Balotelli kembali menjadi sorotan, kali ini melalui gol keduanya di menit ke-85, memanfaatkan kemelut di depan gawang Semen Padang. Kemenangan telak 5-1 ini mengukuhkan posisi Madura United di papan atas klasemen Super League 2025-2026, sekaligus mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.