Uptodai.com - Nasib Dean James di Go Ahead Eagles kini berada di ujung tanduk setelah serangkaian masalah menimpanya secara beruntun dalam waktu singkat. Bek yang sempat masuk radar skuad Garuda ini harus menerima kenyataan pahit setelah namanya dicoret oleh John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026. Belum reda kekecewaan tersebut, James kini justru dilarang mengikuti sesi latihan bersama klubnya di Belanda.

Keputusan mengejutkan ini diambil oleh manajemen Go Ahead Eagles menyusul adanya investigasi yang sedang berlangsung terhadap status sang pemain. Pihak klub memilih untuk memarkir pemain berusia 25 tahun tersebut demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Langkah preventif ini diambil setelah otoritas sepak bola memberikan arahan tegas terkait situasi administratif sang bek kiri.

Juru bicara klub mengonfirmasi bahwa ketidakhadiran James di lapangan hijau merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Mereka mengikuti saran resmi dari Federasi Organisasi Sepak Bola Profesional (FBO) dan juga KNVB selaku induk organisasi sepak bola Belanda. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi kelanjutan karier profesional James di kasta tertinggi Liga Belanda.

Polemik Administrasi dan Protes dari NAC Breda

Masalah ini bermula ketika klub pesaing, NAC Breda, melayangkan protes resmi kepada KNVB terkait keabsahan Dean James dalam sebuah pertandingan. NAC Breda meragukan status administrasi James saat Go Ahead Eagles meraih kemenangan telak dengan skor 6-0. Hasil pertandingan tersebut kini terancam dianulir jika terbukti ada pelanggaran regulasi pemain.

NAC Breda mengajukan banding sekitar satu setengah minggu yang lalu karena James turun sebagai starter dalam laga tersebut. Mereka menduga ada ketidaksesuaian data terkait pendaftaran pemain yang bersangkutan di kompetisi domestik. Hal ini memicu Jaksa Penuntut Sepak Bola Profesional Belanda untuk turun tangan melakukan penyelidikan mendalam.

Meskipun protes sudah dilayangkan, Go Ahead Eagles sebenarnya sempat tetap menurunkan Dean James pada laga berikutnya melawan FC Utrecht. Pertandingan itu digelar hanya berselang dua hari setelah laporan dari NAC Breda masuk ke meja KNVB. Namun, situasi berubah drastis setelah adanya instruksi terbaru dari pihak berwenang di awal pekan ini.

Investigasi KNVB Terkait Paspor Indonesia

Fokus utama penyelidikan saat ini tertuju pada status kewarganegaraan dan paspor yang dimiliki oleh sang pemain. Pemain Timnas Indonesia Dean James diketahui memegang paspor Indonesia yang memungkinkannya membela tim nasional di bawah asuhan John Herdman. Namun, kepemilikan paspor ini diduga berdampak pada status pendaftarannya sebagai pemain di liga profesional Belanda.

Dalam aturan sepak bola Eropa, status kewarganegaraan pemain sangat menentukan kuota pemain asing dan standar gaji minimum. Jika terjadi kesalahan dalam pelaporan status kewarganegaraan, maka klub bisa dianggap melakukan pelanggaran administratif yang serius. Inilah yang sedang ditelusuri lebih lanjut oleh KNVB untuk memastikan apakah James memenuhi syarat bermain atau tidak.

Pihak Go Ahead Eagles sendiri menyatakan bahwa mereka baru mendapatkan saran dari FBO dan KNVB setelah laga melawan Utrecht berakhir. Itulah alasan utama mengapa Dean James baru dilarang berlatih pada sesi latihan terbaru tim. Manajemen klub kini memilih bersikap kooperatif dan menunggu hasil akhir dari investigasi jaksa penuntut.

Kondisi ini membuat masa depan Dean James semakin tidak menentu, baik di level klub maupun internasional. Kehilangan kesempatan membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 sudah cukup menyakitkan bagi sang pemain. Kini, ia harus berjuang membersihkan namanya agar bisa kembali merumput dan membantu Go Ahead Eagles di sisa musim ini.