Nasib Tim Geypens di FC Emmen: Dicoret dan Dilarang Berlatih
Uptodai.com - Nasib Tim Geypens di FC Emmen kini berada di ujung tanduk setelah munculnya polemik mengenai status kewarganegaraannya. Pemain muda yang baru saja menjalani proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia ini mendapatkan perlakuan mengejutkan dari klubnya di Belanda. Kabar ini tentu menjadi pukulan telak bagi sang pemain yang tengah berupaya meniti karier profesional di Eropa.
Nama Tim Geypens mendadak menghilang dari daftar susunan pemain FC Emmen saat menghadapi Cambuur dalam lanjutan kasta kedua Liga Belanda, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2-4 bagi Emmen tersebut, Geypens bahkan tidak terlihat di bangku cadangan. Padahal, ia seharusnya tersedia untuk klub setelah tidak masuk dalam daftar 24 pemain final Timnas Indonesia pilihan John Herdman.
Ketidakhadiran Geypens ternyata bukan karena alasan teknis permainan atau cedera yang membekapnya. Pihak klub secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sengaja memarkir sang bek kiri karena adanya ketidakpastian hukum. Masalah ini berkaitan erat dengan kepemilikan paspor Indonesia yang kini ia pegang setelah resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.
Penyebab Utama Tim Geypens Dicoret dari Skuad
FC Emmen mengambil langkah tegas dengan tidak melibatkan Geypens dalam aktivitas tim untuk sementara waktu. Melalui pernyataan resminya, klub menjelaskan bahwa ada keraguan mengenai keabsahan dokumen sang pemain dalam lingkup sepak bola profesional Belanda. “Tim Geypens tidak masuk dalam skuad karena ketidakpastian seputar paspor Indonesia,” tulis pernyataan resmi FC Emmen melalui akun media sosial mereka.
Kekhawatiran FC Emmen ini sebenarnya merupakan buntut dari rentetan masalah serupa yang menimpa pemain Indonesia lainnya di Belanda. Sebelumnya, status Dean James di NAC Breda juga sempat dipermasalahkan setelah mereka menelan kekalahan telak dari Go Ahead Eagles. Tren ini rupanya membuat klub-klub Belanda lebih berhati-hati dalam menurunkan pemain yang memiliki status kewarganegaraan ganda atau baru berganti paspor.
Situasi semakin memanas ketika Nathan Tjoe-A-On yang membela Willem II juga mengalami kendala serupa saat menghadapi Top Oss. Klub-klub di Liga Belanda tampaknya tidak ingin mengambil risiko kehilangan poin atau terkena sanksi administratif dari federasi. Oleh karena itu, langkah preventif dengan mencoret Geypens dianggap sebagai jalan paling aman bagi manajemen FC Emmen saat ini.
Larangan Berlatih dan Ancaman Kehilangan Kewarganegaraan
Kabar buruk bagi Geypens ternyata tidak berhenti pada pencoretan namanya dari daftar pemain di hari pertandingan saja. Media lokal Belanda, DVHN, melaporkan bahwa pemain berusia 20 tahun itu juga dilarang mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya. Larangan berlatih ini menunjukkan betapa seriusnya masalah hukum yang sedang dihadapi oleh pemain kelahiran Oldenzaal tersebut.
Keputusan manajemen untuk melarang Geypens menginjakkan kaki di lapangan latihan bertujuan untuk melindungi klub dari potensi masalah legalitas. Geypens dikabarkan menerima kabar pahit ini pada siang hari sebelum pertandingan melawan Cambuur dimulai. Ia terancam kehilangan kewarganegaraan Belandanya secara otomatis karena prosedur naturalisasi yang ia jalani untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Jika ia kehilangan paspor Belanda, statusnya di liga akan berubah menjadi pemain non-Uni Eropa yang memiliki regulasi gaji dan izin kerja berbeda. Perubahan status ini tentu akan sangat memberatkan bagi FC Emmen dari sisi finansial maupun administrasi pemain. Hal inilah yang membuat masa depan profesional Geypens di Belanda kini dipenuhi dengan ketidakpastian yang sangat besar.
Dampak Besar bagi Karier Pemain Timnas Indonesia
Kondisi yang dialami Geypens ini menjadi alarm bagi para pemain keturunan lainnya yang berkarier di luar negeri, khususnya di Belanda. Masalah paspor pemain Timnas Indonesia kini menjadi isu sensitif yang bisa menghambat perkembangan karier mereka di level klub. Tanpa kesempatan bermain dan berlatih, performa Geypens di lapangan hijau terancam menurun drastis dalam waktu dekat.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai sampai kapan larangan berlatih dan bermain ini akan diberlakukan kepada Geypens. Pihak agen pemain dan perwakilan PSSI diharapkan dapat segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah administratif ini. Kejelasan status sangat dibutuhkan agar talenta muda berbakat ini tidak kehilangan momentum emasnya dalam berkompetisi di Eropa.
Bagi FC Emmen, kehilangan Geypens juga merupakan kerugian mengingat kontribusinya di lini pertahanan selama ini cukup signifikan. Namun, kepatuhan terhadap regulasi kewarganegaraan di Belanda tetap menjadi prioritas utama bagi klub-klub profesional di sana. Publik kini menunggu langkah apa yang akan diambil oleh Geypens untuk menyelamatkan karier sepak bolanya yang sedang terancam.