Uptodai.com - Spekulasi mengenai sosok baru pelatih Timnas Portugal mulai mencuat seiring dengan kabar ketertarikan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) terhadap Jose Mourinho. Mantan pelatih Real Madrid tersebut kini tengah menjadi sorotan utama sebagai kandidat terkuat pengganti Roberto Martinez di masa depan.

Saat ini, Mourinho memang masih terikat kontrak dengan raksasa Lisbon, Benfica, yang ia tandatangani pada September tahun lalu. Namun, ikatan kerja berdurasi dua tahun tersebut tidak menutup kemungkinan baginya untuk hengkang lebih awal demi pengabdian pada negara.

Misi FPF Mencari Suksesor Roberto Martinez

Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa FPF terus memantau situasi Mourinho di level klub dengan sangat intens. Mereka memproyeksikan sosok berjuluk “The Special One” tersebut untuk mengambil alih komando tim nasional segera setelah perhelatan Piala Dunia 2026 berakhir.

Kontrak Roberto Martinez sendiri memang dijadwalkan selesai setelah turnamen akbar di Amerika Utara tersebut tuntas. Jika Martinez memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya, pintu bagi Mourinho untuk melatih Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan terbuka lebar.

Langkah ini dinilai sebagai upaya FPF untuk membawa mentalitas juara ke dalam skuad Portugal yang bertabur bintang. Pengalaman Mourinho dalam memenangkan berbagai trofi bergengsi di level klub diharapkan mampu menular ke level internasional.

Ruben Amorim Jadi Kandidat Pengganti di Benfica

Jika skenario kepindahan Mourinho ke tim nasional terwujud, Benfica dikabarkan sudah menyiapkan langkah antisipasi yang matang. Nama Ruben Amorim muncul sebagai kandidat paling potensial untuk mengisi kursi kepelatihan di Stadion Da Luz di masa mendatang.

Amorim bukan orang asing bagi publik Benfica karena ia pernah membela klub tersebut selama sembilan tahun sebagai pemain profesional. Meski sempat mengalami masa sulit di Manchester United, reputasinya di Portugal tetap terjaga berkat kesuksesan fenomenal bersama Sporting CP.

Filosofi permainan modern yang diusung Amorim dinilai sangat cocok dengan karakter skuad Benfica saat ini. Hal ini membuat manajemen klub tidak ragu untuk mempertimbangkannya sebagai suksesor ideal jika Mourinho benar-benar pergi.

Ambisi Terpendam Jose Mourinho di Level Internasional

Keinginan Mourinho untuk menangani sebuah negara sebenarnya bukan lagi menjadi rahasia di dunia sepak bola. Ia pernah mengungkapkan ambisinya secara terbuka untuk merasakan atmosfer turnamen besar seperti Piala Eropa atau Piala Dunia secara langsung.

Mourinho menegaskan bahwa ia ingin mempersatukan seluruh elemen bangsa melalui prestasi di lapangan hijau melalui tim nasional. Baginya, melatih tanah kelahirannya adalah bentuk representasi tertinggi dalam karier panjangnya sebagai seorang juru taktik profesional.

Bahkan, ia sempat menolak tawaran menggiurkan untuk melatih Timnas Brasil demi menjaga peluangnya melatih Portugal tetap terbuka. Komitmen ini menunjukkan betapa besarnya hasrat Mourinho untuk memimpin Selecao das Quinas di panggung dunia.

Tantangan dan Tekanan di Benfica Saat Ini

Perjalanan Mourinho di periode keduanya bersama Benfica sejauh ini tidak berjalan semulus yang dibayangkan banyak pihak. Tim asuhannya masih berjuang keras untuk menemukan konsistensi permainan di kompetisi domestik Liga Portugal musim ini.

Saat ini, Benfica masih tertinggal cukup jauh dari rival abadi mereka, FC Porto, yang kokoh di puncak klasemen sementara. Kegagalan di dua kompetisi piala domestik juga menambah beban tekanan bagi pelatih yang dikenal dengan kepribadian eksentrik tersebut.

Ketegangan bahkan sempat pecah di pusat latihan klub ketika sejumlah pendukung menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap performa tim. Namun, Mourinho tetap menunjukkan kelasnya dengan membawa Benfica tampil cukup impresif di ajang Liga Champions.

Situasi yang fluktuatif di level klub ini diprediksi akan mempercepat keputusan Mourinho untuk menerima pinangan tim nasional. Penggemar sepak bola Portugal kini tinggal menunggu waktu apakah sang maestro taktik akan benar-benar pulang ke rumah untuk memimpin negaranya.