Uptodai.com - Performa buruk Kevin Diks saat membela Borussia Monchengladbach melawan Bayern Munchen kini tengah menjadi sorotan tajam berbagai media olahraga di Jerman. Bek andalan Timnas Indonesia tersebut tampil penuh selama 90 menit dalam laga pekan ke-25 Bundesliga musim 2025/2026 di Allianz Arena. Sayangnya, kehadiran Diks di lini pertahanan Gladbach gagal membendung dominasi tuan rumah yang tampil sangat agresif sejak menit awal.

Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kemenangan telak Bayern Munchen 4-1 atas tim tamu. Kevin Diks yang biasanya tampil solid justru terlihat kesulitan mengimbangi kecepatan para penyerang Die Roten sepanjang laga. Media-media lokal Jerman pun tak segan memberikan rating rendah serta ulasan negatif atas kontribusi pemain naturalisasi Indonesia tersebut.

Dominasi Total Bayern Munchen di Allianz Arena

Bayern Munchen langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Borussia Monchengladbach sejak peluit pertama dibunyikan. Tim asuhan tuan rumah ini menunjukkan kelasnya sebagai calon kuat juara dengan penguasaan bola yang sangat dominan. Kevin Diks dan kolega dipaksa bekerja ekstra keras menahan gempuran yang datang dari berbagai sisi lapangan.

Tuan rumah sebenarnya sempat mencetak gol cepat pada menit ke-10 melalui aksi impresif Lennart Karl. Namun, wasit kemudian menganulir gol tersebut setelah meninjau ulang proses terjadinya serangan yang dianggap tidak sah. Skor kacamata pun bertahan sementara waktu, meski tekanan Bayern Munchen tidak mengendur sedikit pun ke area penalti Gladbach.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33 ketika Luis Diaz berhasil menyarangkan bola ke gawang Gladbach yang dijaga Moritz Nicolas. Gol indah ini bermula dari aksi individu Leon Goretzka yang melewati dua pemain lawan sebelum mengirimkan umpan matang. Luis Diaz menyambut bola dengan tendangan voli keras yang membuat seisi Allianz Arena bergemuruh merayakan keunggulan 1-0.

Kritik Pedas Media Jerman Terhadap Lini Pertahanan

Memasuki akhir babak pertama, koordinasi lini belakang Gladbach yang dikomandoi Kevin Diks kembali terlihat rapuh. Serangan balik cepat dari sisi kiri pertahanan tim tamu dimanfaatkan dengan sempurna oleh para pemain Bayern. Konrad Laimer sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima operan akurat dari Luis Diaz sebelum turun minum.

Situasi semakin memburuk bagi Borussia Monchengladbach pada babak kedua ketika tekanan Bayern Munchen kian menjadi-jadi. Pada menit ke-55, pelanggaran keras Rocco Reitz terhadap Nicolas Jackson di dalam kotak terlarang membuahkan penalti bagi tuan rumah. Jamal Musiala yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan mengubah skor menjadi 3-0.

Media Jerman menyoroti bagaimana performa buruk Kevin Diks dalam mengantisipasi pergerakan tanpa bola para pemain depan Bayern. Beberapa ulasan menyebutkan bahwa Diks seringkali terlambat menutup ruang tembak lawan yang berakibat fatal bagi timnya. Hal ini menjadi catatan merah bagi sang pemain yang baru saja memulai petualangannya di kompetisi kasta tertinggi Jerman.

Upaya Perlawanan Gladbach yang Terlambat

Borussia Monchengladbach sempat memberikan sedikit perlawanan melalui gol balasan dari pemain muda mereka, Wael Mohya. Gol tersebut tercipta pada menit-menit akhir pertandingan melalui skema serangan yang cukup terorganisir dengan baik. Namun, gol hiburan itu tidak mampu mengubah nasib Gladbach yang sudah tertinggal jauh sejak awal babak kedua.

Bayern Munchen akhirnya menutup pesta gol mereka melalui aksi Nicolas Jackson yang memastikan skor berakhir 4-1. Kemenangan ini membuat Bayern semakin kokoh di puncak klasemen sementara Bundesliga dengan koleksi 66 poin. Mereka kini unggul 14 angka dari rival terdekatnya, Borussia Dortmund, yang berada di posisi kedua klasemen.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat posisi Borussia Monchengladbach semakin terpuruk di papan tengah klasemen sementara. Mereka tertahan di peringkat ke-12 dengan hanya mengantongi 25 poin dari 25 pertandingan yang sudah dijalani. Jarak mereka dengan zona degradasi kini hanya terpaut lima angka, sebuah situasi yang cukup mengkhawatirkan bagi klub sebesar Gladbach.