Pesan Haru Perpisahan Febri Hariyadi Persib Usai 10 Tahun Mengabdi
Uptodai.com - Momen emosional mewarnai perpisahan Febri Hariyadi Persib Bandung setelah sang pemain resmi mengakhiri masa baktinya selama satu dekade di Kota Kembang. Pemain yang akrab disapa Bow tersebut memutuskan untuk mencari tantangan baru bersama Persis Solo demi mengembalikan performa terbaiknya di lapangan hijau.
Keputusan besar ini diambil manajemen setelah mempertimbangkan menit bermain Febri yang semakin menipis dalam beberapa musim terakhir. Cedera panjang yang sempat membekapnya membuat pemain sayap lincah ini kesulitan menembus skuad utama pilihan pelatih Bojan Hodak.
Sebelum resmi bertolak ke Solo, Febri Hariyadi sempat melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, Marsha Hamrah. Momen bahagia tersebut menjadi jeda sejenak sebelum ia memulai petualangan baru di luar lingkungan Maung Bandung yang sudah membesarkan namanya.
Alasan di Balik Perpisahan Febri Hariyadi Persib ke Persis Solo
Persaingan internal yang sangat ketat di lini serang Persib Bandung menjadi faktor utama di balik kepindahan pemain bernomor punggung 13 ini. Kehadiran sejumlah pemain asing dan talenta muda berbakat membuat ruang bagi Febri untuk unjuk gigi semakin terbatas.
Manajemen Persib Bandung menilai peminjaman ke Persis Solo merupakan solusi terbaik agar sang pemain mendapatkan jam terbang yang kompetitif. Langkah ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan diri Febri setelah melewati masa-masa sulit akibat cedera ligamen yang cukup serius.
Persis Solo sendiri menyambut baik kedatangan pemain berpengalaman seperti Febri untuk memperkuat kedalaman skuad mereka di putaran kedua. Pengalaman internasional dan kecepatan yang dimiliki Febri diyakini akan memberikan dimensi baru bagi lini serang Laskar Sambernyawa.
Pesan Menyentuh Hati untuk Bobotoh dan Persib
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Febri menyampaikan salam perpisahan yang sangat menyentuh bagi seluruh elemen klub. Ia menegaskan bahwa Persib Bandung bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah kedua yang telah membentuk karakter dan jati dirinya.
“Tempat ini bukan hanya tentang pertandingan, tapi tentang rumah, keluarga, dan mimpi yang tumbuh bersama,” tulis Febri dalam unggahan emosionalnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan tanpa henti dari para Bobotoh selama sepuluh tahun perjalanannya.
Febri mengakui bahwa setiap sorakan dan dukungan di stadion akan selalu tersimpan rapat dalam memorinya sebagai kenangan terindah. Baginya, kebanggaan mengenakan jersey biru Persib adalah sebuah kehormatan yang tidak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya.
Babak Baru Karier Febri Hariyadi di Laskar Sambernyawa
Meskipun harus meninggalkan klub masa kecilnya, Febri memandang kepindahannya ke Persis Solo sebagai sebuah proses pembelajaran hidup yang penting. Ia menegaskan bahwa babak baru ini bukan berarti dirinya melupakan akar sejarahnya bersama tim kebanggaan Jawa Barat.
“Hari ini, saya memulai chapter baru. Bukan untuk melupakan, tapi untuk terus bertumbuh,” ungkap pemain yang melakukan debut profesionalnya pada tahun 2016 tersebut. Ia berkomitmen untuk membawa semua pelajaran berharga dari Bandung untuk membantu Persis Solo meraih prestasi.
Statusnya sebagai one man club selama delapan tahun terakhir kini resmi berganti seiring dengan tantangan baru di depan mata. Febri berjanji akan tetap memberikan dedikasi penuh dan rasa hormat yang sama tingginya bagi klub barunya di Liga 1 musim ini.