Uptodai.com - Dinamika bursa transfer selalu menyajikan kejutan, terutama ketika menyangkut pemain asing berkualitas yang merumput di Liga Indonesia. Kabar terbaru datang dari kubu Maung Bandung, di mana Persib tolak tawaran Pescara Barba, bek tengah andalan mereka, yang ingin kembali berkarier di Italia.

Keputusan tegas ini menunjukkan komitmen Persib Bandung untuk mempertahankan skuad terbaiknya demi menghadapi sisa kompetisi musim 2025/2026. Penolakan ini muncul di tengah rumor kuat yang menyebutkan bahwa Barba, sang benteng pertahanan, sempat mengungkapkan kerinduannya terhadap keluarga di kampung halaman.

Persib Tolak Tawaran Pescara Barba, Komitmen Jangka Panjang Diuji

Kabar mengenai pendekatan klub Italia, Pescara, terhadap Federico Barba pertama kali mencuat pada Desember silam. Klub yang berbasis di Abruzzo tersebut diketahui sangat serius untuk memulangkan Barba ke Italia, negara asalnya, di mana ia pernah bermain untuk sejumlah tim Serie A dan Serie B.

Namun, harapan Pescara harus pupus setelah Persib Bandung memberikan respons yang sangat jelas. Menurut jurnalis transfer ternama Eropa, Nicolo Schira, Maung Bandung menolak mentah-mentah tawaran pertama yang diajukan oleh klub Italia tersebut.

Schira mencuit bahwa meskipun Barba telah menunjukkan keterbukaan untuk kembali ke Italia, Persib tetap berpegang teguh pada kontrak sang pemain. Hal ini menegaskan bahwa tenaga Barba masih sangat dibutuhkan dalam proyek jangka panjang pelatih Bojan Hodak.

Federico Barba sendiri diketahui masih terikat kontrak jangka panjang dengan Persib hingga Juni 2026. Kontrak yang masih tersisa satu setengah musim penuh ini menjadi tameng kuat bagi Persib untuk menahan godaan dari klub-klub Eropa.

Alasan Maung Bandung Pertahankan Benteng Pertahanan Italia

Penolakan Persib terhadap tawaran Pescara bukan tanpa alasan kuat. Saat ini, Persib sedang berjuang keras untuk tampil kompetitif di dua ajang bergengsi sekaligus, yakni Super League (Liga 1) dan turnamen kontinental AFC Champions League 2 2025-2026.

Kehadiran Barba di lini belakang sangat krusial, terutama mengingat jadwal padat dan tuntutan kualitas yang tinggi di kompetisi Asia. Bek kelahiran Roma ini telah membuktikan kualitasnya sebagai palang pintu yang solid sejak kedatangannya.

Hingga saat ini, Barba sudah mencatatkan 16 penampilan di semua kompetisi, bahkan menyumbangkan tiga gol dan satu assist. Kontribusi ofensif dan defensifnya menjadikan Barba salah satu bek asing paling berpengaruh di Liga Indonesia.

Bojan Hodak tentu tidak ingin mengambil risiko kehilangan pemain kunci di tengah musim. Mencari pengganti bek asing dengan kualitas setara di bursa transfer Januari adalah tugas yang sangat sulit, dan hal itu bisa mengganggu stabilitas tim yang sudah terbangun.

Nilai Pasar dan Posisi Tawar Persib

Meskipun jenis tawaran yang diajukan Pescara tidak diketahui secara pasti, nilai pasar Barba menjadi indikator posisi tawar Persib. Berdasarkan data dari Transfermarkt, harga pasaran pemain berusia 32 tahun itu berada di angka 500 ribu Euro, atau setara dengan kurang lebih Rp9,8 miliar.

Jika Pescara benar-benar ingin mendatangkan Barba, mereka harus siap menebus harga yang jauh lebih tinggi dari nilai pasaran tersebut, mengingat Barba adalah aset penting yang terikat kontrak. Skema peminjaman pun tampaknya sulit diterima oleh manajemen Maung Bandung.

Persib Bandung menunjukkan bahwa mereka serius dalam mengejar gelar dan prestasi di kancah domestik maupun internasional. Dengan menolak tawaran dari Italia, Maung Bandung mengirimkan pesan bahwa skuad inti mereka tidak untuk dijual, setidaknya hingga akhir musim ini.