Uptodai.com - Kiprah Persita Tangerang di paruh pertama kompetisi kasta tertinggi Indonesia menarik perhatian. Saat ini, Persita target papan atas Super League 2025/2026, sebuah ambisi yang dicanangkan langsung oleh pelatih kepala, Carlos Pena.

Pendekar Cisadane, julukan Persita, berhasil mengamankan posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan, namun Carlos Pena menegaskan bahwa timnya tidak akan cepat berpuas diri, terutama mengingat ketatnya persaingan di zona empat besar.

Carlos Pena: Persita Target Papan Atas Super League dengan Kerendahan Hati

Carlos Pena, yang sebelumnya sempat menangani Persija Jakarta, menyatakan bahwa Persita memiliki target yang sangat ambisius meskipun tetap mengedepankan kerendahan hati. Jarak poin mereka dengan penghuni posisi keempat, Malut United FC, hanya terpaut tipis, yakni tiga angka.

“Semua pertandingan memiliki tingkat kepentingan yang sama bagi kami. Kami adalah tim yang rendah hati, tetapi di saat yang sama, kami juga memiliki target yang ambisius,” ujar Pena menjelaskan filosofi timnya. Ia menekankan bahwa fokus utama timnya adalah memenangkan setiap pertandingan yang dihadapi, satu per satu.

Menurut Pena, jeda kompetisi paruh musim menjadi momen krusial untuk melakukan evaluasi mendalam. Waktu istirahat ini dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus merancang strategi baru yang lebih tajam untuk menghadapi putaran kedua musim.

“Para pemain memiliki ambisi besar. Kami datang dan fokus satu demi satu pertandingan. Tentu ini menjadi momen yang bagus untuk kami di paruh pertama musim. Kami akan jeda sebentar dan setelah itu akan memikirkan hal menarik lainnya,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

Membuktikan Diri Lawan Tim Raksasa Liga 1

Modal terbesar Persita Tangerang dalam mengarungi sisa musim adalah catatan impresif mereka saat berhadapan dengan tim-tim yang menghuni papan atas klasemen. Pendekar Cisadane terbukti mampu menaklukkan tim-tim raksasa yang menjadi pesaing langsung mereka di Super League.

Mereka berhasil meraih kemenangan penting atas Persib Bandung dengan skor 2-1, sebuah hasil yang mengejutkan banyak pihak. Tidak hanya itu, tim asuhan Carlos Pena juga sukses mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Borneo FC, dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Catatan positif ini menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi skuad Persita, termasuk bagi penyerang muda berbakat, Hokky Caraka, dan rekan-rekan setimnya. Kemenangan melawan tim kuat membuktikan bahwa kualitas permainan Persita sudah layak bersaing di level tertinggi.

Carlos Pena ambisi Persita untuk menembus zona Championship Series tidak hanya didasarkan pada posisi klasemen, tetapi juga pada performa konsisten tim saat menghadapi tekanan. Konsistensi ini menjadi kunci utama yang harus dipertahankan di sisa laga Super League 2025/2026.

Strategi Persita Putaran Kedua: Memperpendek Jarak ke Empat Besar

Dengan 31 poin di tangan, Persita hanya perlu memenangkan dua atau tiga pertandingan tambahan di awal putaran kedua untuk menyamai perolehan poin Malut United. Oleh karena itu, strategi yang disiapkan oleh Pena akan berfokus pada efisiensi serangan dan pertahanan yang lebih solid.

Pena optimistis bahwa Hokky Caraka dan kolega akan berusaha meraih hasil yang jauh lebih baik di paruh kedua kompetisi. Mereka menyadari bahwa setiap pertandingan di Super League kini terasa seperti final, terutama karena persaingan menuju empat besar semakin memanas menjelang akhir musim reguler.

Jika Persita mampu menjaga momentum kemenangan, terutama saat bermain di kandang, bukan tidak mungkin mereka akan melompati Malut United dan mengunci satu tempat di zona Championship Series. Ambisi ini kini menjadi fokus utama seluruh elemen tim Persita Tangerang.