Uptodai.com - Pesan perpisahan Mohamed Salah akhirnya menggema di seluruh penjuru Stadion Anfield setelah sang pemain secara resmi mengumumkan rencana kepergiannya pada akhir musim depan. Penyerang legendaris asal Mesir tersebut dipastikan akan menyudahi masa baktinya bersama Liverpool pada Juni 2026 mendatang. Keputusan ini menandai berakhirnya era keemasan yang telah berlangsung selama hampir satu dekade di Merseyside.

Manajemen Liverpool dan perwakilan Salah kabarnya telah mencapai kesepakatan bulat untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama mereka. Langkah ini diambil secara terbuka agar para pendukung setia The Reds tidak lagi bertanya-tanya mengenai masa depan sang bintang. Salah memilih untuk berterus terang lebih awal sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada publik Anfield yang selalu mendukungnya.

Melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, pemain berjuluk “The Egyptian King” ini menuangkan seluruh isi hatinya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa kota Liverpool dan klub ini akan menjadi bagian yang sangat fundamental dalam perjalanan hidupnya. Baginya, Liverpool telah bertransformasi dari sekadar tempat bekerja menjadi rumah kedua yang penuh dengan gairah dan sejarah.

Dedikasi Penuh Hingga Akhir Musim 2026

Meski sudah menetapkan tanggal keberangkatan, Salah menegaskan bahwa komitmennya terhadap klub tidak akan luntur sedikit pun. Ia berjanji akan tetap memberikan performa maksimal guna membantu tim asuhan Arne Slot meraih trofi sebanyak mungkin sebelum ia benar-benar pergi. Fokus utamanya saat ini adalah menutup lembaran kariernya di Inggris dengan catatan yang manis dan membanggakan.

Pemain berusia 32 tahun tersebut juga merencanakan sebuah momen perpisahan yang sangat emosional pada penghujung tahun 2026 nanti. Ia ingin mengucapkan salam terakhir secara langsung di hadapan puluhan ribu suporter yang selalu menyanyikan namanya di tribun. Pesan perpisahan Mohamed Salah ini menjadi bukti betapa kuatnya ikatan batin antara sang pemain dengan komunitas sepak bola di Liverpool.

“Kalian telah memberikan waktu terbaik dalam hidupku, dan aku akan selalu menjadi bagian dari kalian semua,” tulis Salah dalam unggahannya yang viral tersebut. Ia menutup pernyataannya dengan kalimat ikonik yang menegaskan bahwa ia dan keluarganya tidak akan pernah berjalan sendirian. Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari rekan setim dan jutaan penggemar yang merasa kehilangan.

Warisan dan Rekor Fantastis Sang Raja Mesir

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Anfield pada musim panas 2017 dari AS Roma, Salah langsung menjelma menjadi mesin gol yang mematikan. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan 435 penampilan di berbagai ajang kompetisi dengan torehan luar biasa sebanyak 255 gol. Statistik ini menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub asal Merseyside tersebut.

Kontribusi Salah tidak hanya terbatas pada angka di papan skor, tetapi juga deretan trofi bergengsi yang memenuhi lemari piala klub. Ia menjadi aktor kunci saat Liverpool mengakhiri dahaga gelar Liga Inggris selama 30 tahun dan memenangkan trofi Liga Champions UEFA. Selain itu, ia juga sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, hingga Piala FA selama masa kejayaannya.

Kehilangan sosok ikonik seperti Salah tentu akan menjadi tantangan besar bagi strategi jangka panjang Liverpool di masa depan. Manajemen kini memikul beban berat untuk mencari suksesor yang mampu mengisi kekosongan tajam di lini serang mereka. Namun bagi para fans, pesan perpisahan Mohamed Salah akan selalu diingat sebagai akhir dari sebuah dongeng indah seorang raja di tanah Inggris.