Mengenal Quenay Soewarto, Bek Keturunan Jawa di Liga Belanda
Uptodai.com - Profil Quenay Soewarto Timnas Indonesia kini kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola tanah air seiring masifnya program naturalisasi PSSI. Nama bek muda yang berkarier di Liga Belanda ini sebenarnya bukan sosok baru dalam radar pemantauan pemain diaspora. Ia sempat mencuri perhatian publik saat Timnas Indonesia U-17 bersiap menghadapi ajang bergengsi Piala Dunia U-17 2023 silam.
Kala itu, banyak pihak merekomendasikan namanya agar mendapat panggilan dari pelatih Bima Sakti untuk memperkuat lini pertahanan Garuda Muda. Namun, tim kepelatihan saat itu hanya memberikan kesempatan kepada satu pemain keturunan dari luar negeri, yakni Welber Jardim. Alhasil, nama Quenay perlahan menghilang dari sorotan media nasional sebelum akhirnya kembali mencuat baru-baru ini.
Rekam Jejak Karier di Akademi Elite Belanda
Quenay Soewarto merupakan talenta muda yang lahir dan besar di Belanda dengan fondasi sepak bola yang sangat solid. Perjalanan kariernya dimulai saat ia menimba ilmu di akademi Sparta Rotterdam, salah satu produsen pemain berbakat di Negeri Kincir Angin. Ia menghabiskan waktu yang cukup lama di sana sebelum akhirnya dilirik oleh klub raksasa Belanda lainnya.
Pada tahun 2022, ia memutuskan untuk pindah ke akademi Feyenoord, sebuah klub yang memiliki reputasi mendunia dalam urusan pembinaan pemain usia dini. Bersama Feyenoord, pemain keturunan Quenay Soewarto berhasil membuktikan kualitasnya dengan membawa timnya menjuarai Liga U-15 Belanda. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa ia memiliki kapasitas bersaing di level tertinggi kompetisi usia muda Eropa.
Karier Quenay terus menanjak hingga ia berhasil menembus skuad Feyenoord U-17 pada awal tahun 2024 meski usianya masih sangat muda. Selama musim 2024/2025, ia tercatat tampil sebanyak 10 kali dalam ajang U-17 Divisi 1 Fall dan menunjukkan konsistensi permainan yang apik. Fleksibilitasnya sebagai bek kiri modern membuatnya menjadi aset berharga bagi tim mana pun yang ia bela.
Langkah Baru Bersama FC Dordrecht U-19
Demi mendapatkan jam terbang yang lebih kompetitif di level yang lebih tinggi, Quenay mengambil langkah berani pada Januari 2025. Ia resmi meninggalkan Feyenoord untuk bergabung dengan FC Dordrecht U-19, klub yang dikenal memiliki hubungan kerja sama erat dengan Feyenoord. Perpindahan ini diharapkan mampu mengasah mental bertandingnya agar lebih siap menuju level profesional.
Keputusan bek diaspora Indonesia di Belanda ini untuk pindah klub menunjukkan ambisi besarnya untuk terus berkembang secara reguler. Di FC Dordrecht, ia memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan menit bermain inti dibandingkan bertahan di skuad muda Feyenoord yang sangat sesak. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi PSSI jika ingin memantau perkembangan terbarunya secara lebih intensif.
Misteri Garis Keturunan dan Nama Jawa yang Kental
Salah satu hal yang paling menarik perhatian netizen Indonesia adalah nama belakangnya, “Soewarto”, yang sangat identik dengan akar budaya Jawa. Meski lahir di Belanda, identitas Nusantara terlihat jelas dari nama yang ia sandang sejak lahir tersebut. Spekulasi mengenai asal-usul keluarganya pun terus berkembang di media sosial, terutama di kalangan pendukung Timnas Indonesia.
Berdasarkan informasi di profil media sosial pribadinya, Quenay mencantumkan bendera Indonesia dan Suriname di samping bendera Belanda. Hal ini mengindikasikan bahwa ia memiliki darah campuran yang kemungkinan besar berasal dari komunitas Jawa-Suriname. Secara regulasi FIFA, talenta muda keturunan Jawa ini memiliki opsi untuk membela tiga negara berbeda di masa depan.
Kehadiran pemain seperti Quenay Soewarto tentu memberikan banyak pilihan bagi pelatih Shin Tae-yong dalam menyusun komposisi tim masa depan. Mengingat usianya yang masih 17 tahun, ia bisa menjadi investasi jangka panjang untuk mengisi pos bek kiri Timnas Indonesia. Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan PSSI dan tim pemantau bakat untuk segera menjalin komunikasi dengan sang pemain.