Uptodai.com - Ruang ganti Persija Jakarta dilaporkan tengah memanas setelah hasil mengecewakan pada pekan lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hasil imbang 1-1 melawan Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS) meninggalkan luka mendalam bagi skuat Macan Kemayoran.

Kapten tim sekaligus bek senior, Jordi Amat, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya di hadapan publik usai laga berakhir. Ia menyebut atmosfer internal tim sangat terpukul karena gagal mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri pada Minggu malam tersebut.

Kronologi Hasil Imbang Persija Jakarta vs Dewa United

Persija sebenarnya sempat menunjukkan dominasi permainan sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Anak asuh Mauricio Souza tersebut terus menekan pertahanan tim tamu melalui skema serangan sayap yang agresif dan penguasaan bola yang solid.

Gol yang dinanti akhirnya tiba pada masa injury time babak pertama melalui aksi gemilang Maxwell di menit ke-45+4. Keunggulan tipis ini membawa harapan besar bagi ribuan The Jakmania yang memadati tribun stadion untuk merayakan kemenangan.

Namun, momentum positif tersebut sirna memasuki babak kedua ketika koordinasi lini belakang mulai sedikit mengendur. Alexis Messidoro berhasil memanfaatkan celah tersebut dan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-55 yang mengubah jalannya pertandingan.

Jordi Amat Ungkap Kekecewaan Mendalam di Ruang Ganti Persija Jakarta

Kegagalan mempertahankan keunggulan ini menjadi pukulan telak bagi mentalitas para pemain di lapangan hijau. Jordi Amat menegaskan bahwa seluruh penggawa tim merasa sangat marah dengan hasil akhir yang tidak sesuai dengan rencana awal tim pelatih.

“Saya tahu kami memiliki peluang besar untuk menang, tetapi kami kembali gagal meraihnya,” ujar Jordi dengan nada getir. Mantan pemain Swansea City itu mengakui bahwa ruang ganti Persija Jakarta saat ini sedang terguncang hebat akibat rentetan hasil kurang maksimal.

Kemarahan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Persija juga sebelumnya tertahan imbang oleh Borneo FC dengan skor identik. Dua hasil seri berturut-turut di laga kandang tentu menjadi rapor merah bagi tim yang sedang bersaing di papan atas klasemen.

Peluang Mengejar Persib Bandung Semakin Menipis

Hasil minor ini membuat langkah Persija untuk mendekati puncak klasemen Liga 1 semakin terjal dan berat. Saat ini, mereka masih tertahan di posisi ketiga dengan selisih enam poin dari rival abadi mereka, Persib Bandung.

Persija juga gagal menggeser Borneo FC yang masih kokoh di peringkat kedua dengan keunggulan dua poin. Kehilangan poin krusial di fase akhir musim ini bisa berakibat fatal bagi ambisi juara yang dicanangkan manajemen sejak awal tahun.

Misi Bangkit dalam Sembilan Laga Sisa Liga 1

Meski diliputi rasa sedih yang mendalam, Jordi Amat meminta rekan-rekannya untuk segera melupakan hasil buruk tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus karena kompetisi masih menyisakan sembilan pertandingan yang sangat menentukan.

“Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah bangkit kembali secepat mungkin,” tegas pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut. Ia berjanji akan memberikan segalanya demi membawa Persija kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan berikutnya.

Manajemen dan staf pelatih kini memiliki tugas berat untuk memulihkan kondisi psikologis para pemain dalam waktu singkat. Dukungan penuh dari suporter setia diharapkan mampu menjadi suntikan energi tambahan bagi tim dalam mengarungi sisa musim yang semakin kompetitif.