Timnas Putri Indonesia vs Kongo: Garuda Pertiwi Takluk 1-7
Uptodai.com - Pertandingan Timnas Putri Indonesia vs Kongo dalam ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Dragon Solar Park, Thailand, berakhir dengan hasil yang cukup pahit bagi skuad Garuda Pertiwi. Tim asuhan Satoru Mochizuki harus mengakui keunggulan telak tim lawan setelah menyudahi laga dengan skor 1-7 pada Minggu (12/4/2026) sore WIB.
Meskipun menelan kekalahan besar, laga ini memberikan gambaran nyata mengenai jarak kualitas antara sepak bola wanita Indonesia dengan tim-tim dari benua Afrika. Garuda Pertiwi sebenarnya sempat memberikan harapan besar di awal babak pertama sebelum intensitas permainan Kongo mulai mendominasi jalannya laga.
Kejutan Awal dari Claudia Scheunemann
Memulai laga dengan penuh percaya diri, Timnas Putri Indonesia vs Kongo sempat menyuguhkan kejutan bagi para penonton yang hadir di Ratchaburi. Garuda Pertiwi langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil mendapatkan hadiah penalti saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.
Claudia Scheunemann yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat tenang dan dingin. Tendangan akuratnya berhasil mengelabui penjaga gawang Kongo, sekaligus membawa Indonesia unggul sementara dengan skor 1-0.
Gol cepat tersebut sempat membuat ritme permainan Indonesia terjaga selama beberapa menit awal. Namun, keunggulan fisik para pemain Kongo mulai terlihat saat mereka meningkatkan tekanan di lini tengah dan area pertahanan Indonesia.
Titik Balik dan Kartu Merah Shafira Ika
Upaya keras tim berjuluk Leopards Dames untuk menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Merveille Kanjinga Nanguji berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari rekannya, mengubah skor menjadi 1-1.
Kongo yang sudah menemukan ritme permainannya berbalik unggul pada menit ke-28 melalui aksi Flavine Mawete. Situasi semakin sulit bagi Indonesia ketika memasuki masa tambahan waktu babak pertama, di mana Marlene Kasaj menambah keunggulan Kongo menjadi 3-1.
Nasib buruk kembali menimpa Garuda Pertiwi sesaat sebelum turun minum setelah kapten tim, Shafira Ika Putri Kartini, menerima kartu merah dari wasit. Kehilangan satu pemain di lini belakang membuat koordinasi pertahanan Indonesia menjadi sangat rapuh di sisa pertandingan.
Dominasi Total Kongo di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Hasil Garuda Pertiwi di FIFA Series 2026 semakin menjauh dari harapan akibat kekurangan jumlah pemain. Olga Massombo memperlebar jarak pada menit ke-54, disusul gol kedua Merveille Kanjinga pada menit ke-60 melalui skema sepak pojok.
Kiper Indonesia, Iris de Rouw, harus bekerja ekstra keras menghalau gempuran bertubi-tubi dari para pemain Kongo yang tampil sangat agresif. Sayangnya, koordinasi pertahanan yang mulai goyah kembali jebol pada menit ke-72 lewat gol kedua Mawete.
Pesta gol tim asal Afrika tersebut akhirnya ditutup oleh Feza pada menit ke-82, yang memastikan skor akhir menjadi 7-1. Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi pelatih Satoru Mochizuki dalam membangun kedalaman skuad internasional yang lebih kompetitif.
Langkah Selanjutnya bagi Garuda Pertiwi
Setelah kekalahan telak dalam Pertandingan Timnas Putri Indonesia ini, Claudia Scheunemann dan kawan-kawan tidak boleh larut dalam kesedihan. Mereka masih memiliki satu agenda penting lainnya di turnamen FIFA Series 2026 ini.
Indonesia dijadwalkan akan bertanding dalam laga perebutan tempat ketiga untuk memperbaiki posisi mereka. Lawan yang akan dihadapi adalah tim yang kalah dari partai antara tuan rumah Thailand melawan Kaledonia Baru.
Ajang ini menjadi sarana penting bagi PSSI dan tim kepelatihan untuk melihat sejauh mana perkembangan fisik dan mental para pemain. Pengalaman bertanding melawan tim dengan karakteristik fisik kuat seperti Kongo diharapkan mampu mematangkan mentalitas bertanding Garuda Pertiwi di masa depan.