Uptodai.com - Jeddah menjadi saksi duel panas antara Real Madrid dan Barcelona dalam laga puncak Piala Super Spanyol 2026. Pertarungan El Clasico yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB ini diwarnai spekulasi besar mengenai kesiapan bintang utama, Kylian Mbappe. Terkait hal ini, Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memastikan Real Madrid tidak akan bunuh diri Mbappe demi trofi.

Xabi Alonso menekankan bahwa manajemen risiko adalah prioritas utama. Keputusan untuk menurunkan penyerang asal Prancis tersebut, baik sebagai starter maupun pemain pengganti, akan diambil dengan pertimbangan yang sangat matang. Los Blancos tidak ingin mengambil langkah gegabah yang berpotensi memperparah cedera pemain kuncinya.

Xabi Alonso: Tidak Ada Misi Kamikaze di Final Piala Super Spanyol

Mantan gelandang legendaris Spanyol itu memberikan pandangan tegas mengenai filosofi yang dipegang teguh oleh staf pelatih Real Madrid. Alonso menegaskan bahwa timnya tidak akan melakukan “misi kamikaze” atau tindakan bunuh diri hanya untuk memenangkan satu pertandingan, meskipun itu adalah final El Clasico.

“Kami harus mempertimbangkan waktu pemulihan, pertaruhan, dan tanggung jawab atas setiap keputusan yang kami buat. Semuanya harus berdasarkan risiko yang dapat terkendali,” ujar Xabi Alonso, seperti dikutip dari laman resmi klub. Ia menjelaskan bahwa kesehatan jangka panjang pemain jauh lebih penting daripada hasil sesaat.

Alonso hanya akan memberikan lampu hijau bagi Mbappe jika seluruh pihak terkait telah mencapai konsensus penuh. Persetujuan mutlak dari tim medis, fisioterapis, dan sang pemain sendiri menjadi syarat utama. Pendekatan ini menunjukkan kehati-hatian manajemen Real Madrid dalam menghadapi jadwal padat sisa musim.

Kondisi Terkini Kylian Mbappe Jelang Duel Real Madrid vs Barcelona

Pada awal Januari 2026, Real Madrid mengonfirmasi bahwa Mbappe harus menepi dari lapangan karena mengalami cedera lutut. Absennya pemain berusia 27 tahun ini menjadi pukulan telak, mengingat peran vitalnya di lini serang Los Blancos sepanjang musim ini.

Mbappe tercatat sebagai mesin gol utama Real Madrid, dengan koleksi 29 gol di semua kompetisi, termasuk 18 gol impresif di Liga Spanyol hanya dari 18 penampilan. Kehilangan kontribusi sebesar itu jelas terasa saat Madrid harus berjuang keras menyingkirkan Atletico Madrid 2-1 pada laga semifinal.

Meskipun demikian, ada kabar baik yang menghampiri skuad di Jeddah. Mbappe telah menyusul tim setelah pertandingan semifinal dan langsung bergabung dalam sesi latihan. “Sejauh ini, Mbappe merasa baik-baik saja. Dia sudah berlatih bersama kami,” tutur Alonso.

Namun, Alonso belum bisa memastikan apakah penyerang cepat itu akan langsung masuk dalam daftar starting eleven. Keputusan akhir akan diambil beberapa jam sebelum sepak mula, mempertimbangkan respons fisik Mbappe terhadap intensitas latihan yang baru dijalaninya.

Target Gelar dan Gengsi El Clasico

Terlepas dari drama cedera Mbappe, fokus utama Real Madrid adalah merebut trofi Piala Super Spanyol. Gelar ini akan menjadi dorongan moral yang signifikan bagi skuad Alonso untuk menghadapi paruh kedua musim yang penuh tantangan.

Pertemuan melawan Barcelona selalu menghadirkan gengsi yang luar biasa, tidak peduli kompetisi apa yang sedang dimainkan. Xabi Alonso menyadari betul pentingnya kemenangan ini bagi para penggemar. “Memenangi trofi itu akan menjadi kebahagiaan yang layak dibagikan untuk semua orang, untuk setiap madridistas,” ucapnya penuh semangat.

Oleh karena itu, Real Madrid akan mempersiapkan strategi terbaik, baik dengan atau tanpa kehadiran penuh Kylian Mbappe. Mereka harus memastikan lini serang tetap tajam dan pertahanan solid saat menghadapi rival abadi yang juga mengincar gelar pertama di tahun 2026 ini.