QRIS Bisa Dipakai di India, Prabowo Perluas Konektivitas
Uptodai.com - Kabar gembira bagi pelaku usaha dan pelancong, karena sistem pembayaran digital QRIS bisa dipakai di India dalam waktu dekat. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia dan India berkomitmen memperkuat kerja sama sektor keuangan melalui sistem pembayaran lintas batas ini. Langkah strategis ini disepakati dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu mempermudah transaksi tanpa perlu menukar mata uang fisik secara konvensional.
Integrasi teknologi finansial ini diproyeksikan akan memberikan dampak instan yang sangat besar bagi sektor pariwisata kedua negara. Wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Taj Mahal atau pusat belanja di New Delhi cukup memindai kode QR lewat aplikasi perbankan mereka. Sebaliknya, turis India yang mendominasi kunjungan ke Bali juga dapat bertransaksi dengan mudah di merchant lokal. Hal ini tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM di daerah wisata secara signifikan.
Sebelum menyasar pasar Asia Selatan, QRIS besutan Bank Indonesia ini sebenarnya telah sukses diadopsi di berbagai negara Asia. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati kemudahan transaksi digital ini di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga China. Ekspansi ke India menjadi pencapaian luar biasa mengingat negara tersebut memiliki salah satu populasi terbesar di dunia dengan ekosistem digital yang sangat maju.
Akselerasi Kerja Sama Perdagangan dan Energi
Selain menyepakati interkoneksi sistem pembayaran, kedua pemimpin negara juga sepakat mempercepat pembahasan Indonesia-India Trade Agreement. Peninjauan terhadap ASEAN-India Trade in Goods Agreement juga menjadi prioritas utama guna meminimalisir hambatan tarif dagang. Langkah ini diambil untuk mendongkrak volume perdagangan bilateral yang sempat melambat akibat dinamika geopolitik global. Kerja sama ini diharapkan mampu membuka jalan bagi produk-produk unggulan Indonesia untuk masuk lebih dalam ke pasar India.
Sektor energi juga tidak luput dari kemitraan strategis yang dibangun oleh Prabowo dan Narendra Modi dalam pertemuan tersebut. Kedua negara sepakat melakukan kolaborasi dalam pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya serta pertukaran teknologi ramah lingkungan. Tidak hanya itu, peningkatan kapasitas di bidang teknologi nuklir untuk tujuan damai juga mulai dijajaki dengan serius. Kemitraan multi-sektor ini membuktikan bahwa hubungan diplomatik Indonesia dan India kini memasuki babak baru yang lebih komprehensif.