Uptodai.com - Gejala nyeri dada mendadak sering kali dianggap sebagai angin duduk atau sekadar kelelahan biasa oleh sebagian besar masyarakat. Padahal, rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba di area dada bisa menjadi sinyal merah adanya gangguan serius pada pembuluh darah aorta. Kondisi ini memerlukan perhatian medis segera karena berkaitan langsung dengan sistem distribusi darah utama ke seluruh tubuh.

Aorta merupakan pembuluh darah arteri terbesar yang berfungsi mengalirkan darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh organ. Jika saluran utama ini mengalami masalah, nyawa seseorang bisa terancam dalam hitungan jam jika tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Oleh karena itu, memahami karakteristik nyeri yang muncul menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa pasien.

Mengenali Karakteristik Nyeri Dada Akibat Gangguan Aorta

Dokter Yan Efrata Sembiring dari Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan bahwa gangguan pada aorta dapat berkembang dengan sangat cepat dan mematikan. Kondisi ini biasanya muncul dalam dua bentuk utama, yakni diseksi atau robekan dinding aorta, serta aneurisma yang berupa pelebaran pembuluh darah. Keduanya mengganggu stabilitas aliran darah secara sistemik.

Pasien yang mengalami bahaya gangguan aorta jantung biasanya merasakan sensasi nyeri yang sangat spesifik dan berbeda dari serangan jantung biasa. Rasa sakit tersebut sering digambarkan seperti perasaan tubuh sedang disobek secara paksa dari arah dalam. Intensitas nyerinya sangat hebat dan muncul secara tiba-tiba tanpa peringatan sebelumnya.

Selain rasa tajam di dada, nyeri ini sering kali menjalar hingga ke area punggung atau di antara tulang belikat. Gejala penyerta lainnya yang patut diwaspadai meliputi sesak napas yang hebat, munculnya keringat dingin, hingga penurunan kesadaran. Jika tanda-tanda ini muncul, pasien harus segera dibawa ke unit gawat darurat terdekat.

Prosedur Bentall sebagai Solusi Medis Mutakhir

Dalam banyak kasus, pelebaran aorta yang tidak terkendali akan mengganggu fungsi katup jantung yang berada di sekitarnya. Kondisi kompleks ini memerlukan tindakan bedah tingkat tinggi untuk mengembalikan fungsi jantung agar kembali normal. Tanpa tindakan bedah, risiko pecahnya aorta atau gagal jantung kongestif menjadi sangat tinggi.

Salah satu solusi medis yang paling efektif untuk menangani kondisi ini adalah prosedur Bentall. Teknik bedah ini pertama kali dikembangkan oleh Hugh Bentall dan Antony De Bono untuk mengatasi kerusakan ganda pada jantung. Metode ini memungkinkan tim dokter mengganti bagian aorta yang rusak sekaligus memperbaiki katup jantung yang terdampak dalam satu operasi.

Dr. Yan menekankan bahwa prosedur Bentall memberikan hasil yang sangat komprehensif bagi pasien dengan komplikasi aorta. Melalui tindakan ini, stabilitas aliran darah dapat dipertahankan dan fungsi jantung dapat pulih secara optimal. Keberhasilan prosedur ini sangat bergantung pada kecepatan diagnosis dan kesiapan tim medis yang menangani.

Layanan Terintegrasi di Heart and Vascular Center

Masyarakat tidak boleh mengabaikan gejala nyeri dada mendadak demi mencegah risiko fatalitas yang tidak diinginkan. Mayapada Hospital Surabaya kini menghadirkan layanan Heart and Vascular Center yang didukung oleh fasilitas diagnostik mutakhir. Pusat layanan ini memiliki tiga pilar utama dalam menangani kasus darurat jantung dan pembuluh darah.

Pilar pertama adalah Emergency Excellence melalui Chest Pain Unit yang berfokus pada evaluasi dan diagnosis cepat. Tim medis akan melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari rekam jantung (EKG), tes darah, hingga pemeriksaan penunjang lainnya. Pemeriksaan awal ini bahkan diberikan secara gratis apabila hasil diagnosis tidak menunjukkan indikasi gangguan jantung.

Selain itu, terdapat layanan Cardiac Emergency 24/7 yang didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang selalu siaga di tempat. Pendekatan Team-Based Management memastikan setiap pasien mendapatkan rencana perawatan yang paling sesuai dengan kondisi klinis mereka. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, risiko komplikasi akibat gangguan aorta dapat ditekan seminimal mungkin.