Daffa Wardhana Perankan Polisi Jujur di Film Meja Tanpa Laci
Uptodai.com - Produksi film Meja Tanpa Laci resmi mengumumkan jajaran pemain utamanya di tengah sorotan publik terhadap integritas lembaga penegak hukum. Rumah produksi Reborn Initiative menggandeng sutradara kenamaan Ody Harahap untuk menggarap proyek layar lebar yang sarat akan kritik sosial ini.
Kisah dalam film Meja Tanpa Laci menyoroti betapa mahalnya harga sebuah kejujuran di era modern saat ini. Melalui narasi yang tajam dan relevan, penonton akan diajak melihat realitas pahit mengenai perjuangan menjaga prinsip di tengah sistem yang mulai tergerus nilai-nilainya.
Film ini berusaha memotret fenomena sosial yang kerap luput dari perhatian publik, yakni sulitnya mempertahankan integritas di lingkungan yang tidak mendukung. Kehadiran karya ini diharapkan mampu menjadi pemantik diskusi mengenai pentingnya transparansi dalam birokrasi.
Daffa Wardhana Perankan Polisi Berintegritas
Aktor muda berbakat Daffa Wardhana mendapatkan kepercayaan besar untuk memerankan karakter utama bernama IPTU Dipa. Sosok Dipa dalam film Meja Tanpa Laci digambarkan sebagai seorang perwira polisi yang berusaha tetap tegak lurus menjalankan tugasnya.
Dalam perjalanannya, IPTU Dipa harus berhadapan dengan tembok besar berupa birokrasi yang sudah terjangkit praktik korupsi dan nepotisme. Tekanan dari berbagai pihak tidak lantas membuatnya goyah, meskipun risiko besar selalu mengintai keselamatan karier maupun pribadinya.
Daffa Wardhana mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini memberikan kesan mendalam secara personal. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar saat mengenakan seragam kepolisian di depan kamera untuk menyampaikan pesan kejujuran.
Dedikasi untuk Sang Kakek dan Sisi Manusiawi Karakter
Menariknya, peran sebagai polisi ini menjadi bentuk penghormatan atau gift back Daffa kepada mendiang kakeknya. Sang kakek diketahui merupakan purnawirawan kepolisian yang menjadi inspirasi terbesar bagi Daffa dalam mendalami karakter IPTU Dipa.
“Kebetulan kakek saya juga dari angkatan kepolisian, jadi ini seperti bentuk apresiasi saya untuk beliau,” ujar Daffa Wardhana saat acara cast reveal film Meja Tanpa Laci di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.
Daffa juga menekankan bahwa karakter Dipa bukanlah sosok pahlawan super yang tanpa celah atau terlalu idealis. Ia tetaplah manusia biasa yang memiliki rasa takut, keraguan, dan kecemasan saat harus menghadapi ancaman dari oknum-oknum berkuasa di sekelilingnya.
Pendekatan karakter yang manusiawi ini sengaja diambil agar penonton bisa merasa lebih dekat dengan konflik batin yang dialami sang tokoh utama. Dipa mewakili suara hati banyak orang yang ingin berbuat benar namun terhimpit oleh keadaan yang sulit.
Realitas Sosial dan Kritik Terhadap Sistem
Sutradara Ody Harahap ingin menampilkan sisi kemanusiaan yang jujur melalui visualisasi dalam film Meja Tanpa Laci ini. Ia tidak ingin terjebak dalam stereotip polisi yang selalu sempurna, melainkan menampilkan perjuangan melawan ego dan ketakutan diri sendiri.
Kehadiran film ini juga diharapkan mampu menjadi cermin bagi masyarakat dan institusi terkait mengenai pentingnya menjaga marwah lembaga. Judul “Meja Tanpa Laci” sendiri menjadi metafora kuat bagi sebuah sistem yang bersih tanpa ada ruang untuk transaksi gelap di bawah meja.
Acara perkenalan pemain yang berlangsung meriah tersebut juga dihadiri oleh sejumlah sineas dan pengamat industri film tanah air. Publik kini menantikan bagaimana eksekusi cerita yang berani ini mampu menggetarkan nurani para penonton saat resmi tayang di bioskop nanti.