Gibran Dukung Pandji Terus Berkarya, Minta Masukan Pembangunan RI
Uptodai.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara terbuka menyatakan Gibran dukung Pandji terus berkarya, sebuah sikap yang menarik perhatian publik mengingat komika tersebut baru-baru ini menghadapi panggilan dari aparat penegak hukum.
Dukungan ini disampaikan Gibran di tengah sorotan publik terhadap Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan ke Mabes Polri. Laporan tersebut terkait materi stand-up comedy miliknya yang berjudul ‘Mens Rea’, sebuah penampilan yang memuat kritik pedas terhadap pemerintah, termasuk menyentil posisi Gibran sebagai Wakil Presiden.
Dukungan di Tengah Kontroversi Kritik
Kasus yang menjerat Pandji bukan hanya sekali ini terjadi. Sebelum materi ‘Mens Rea’ mencuat, Pandji juga telah diperiksa oleh Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Pemeriksaan pada awal Februari 2026 tersebut berkaitan dengan dugaan kebencian bermuatan SARA, khususnya terkait materi komedi yang menyinggung masyarakat suku Toraja di Sulawesi. Situasi ini menempatkan Pandji dalam posisi yang cukup sulit, menghadapi konsekuensi hukum atas ekspresi seninya.
Namun, Gibran memilih mengambil sikap yang berbeda dari ekspektasi banyak pihak. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk menyatakan pendapat dan berekspresi secara bebas.
Gibran Tegaskan Ruang Demokrasi Terbuka
Dalam keterangan tertulis yang dirilis, Gibran menekankan pentingnya Indonesia sebagai negara demokratis yang membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bersuara. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kritik, bahkan yang disampaikan melalui jalur komedi, adalah bagian dari dinamika bernegara.
“Indonesia sebagai negara demokratis membuka ruang bagi setiap warga negara untuk berpendapat dan berekspresi,” ujar Gibran, menggarisbawahi komitmen terhadap prinsip-prinsip demokrasi.
Gibran secara spesifik menyuarakan dukungannya terhadap kaum muda, termasuk Pandji Pragiwaksono. Ia berharap para kreator muda ini tidak berhenti berkarya meskipun menghadapi tekanan atau kontroversi.
Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan oleh anak muda seringkali menjadi cerminan sekaligus alarm bagi kondisi sosial politik yang ada.
Permintaan Masukan untuk Pembangunan Bangsa
Dukungan yang diberikan Gibran tidak berhenti pada izin berekspresi semata. Putra sulung Presiden Joko Widodo ini juga secara eksplisit meminta Pandji dan anak muda lainnya untuk memberikan masukan yang konstruktif.
Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan penting demi pembangunan Republik Indonesia ke depan. Gibran memandang kritik yang tajam bisa menjadi pupuk yang mempercepat perbaikan kebijakan publik.
“Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Sdr. Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa,” tegasnya.
Meskipun demikian, Gibran juga mengingatkan adanya batasan dalam berekspresi. Ia menekankan bahwa kebebasan berpendapat harus tetap berjalan seiring dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama yang berlaku di masyarakat.
Sikap Gibran ini dipandang sebagai upaya untuk meredam ketegangan yang muncul akibat materi komedi Pandji. Selain itu, langkah ini juga menunjukkan bahwa pemerintah berupaya menunjukkan keterbukaan terhadap kritik, bahkan dari pihak yang sebelumnya menjadi target satir.
Respons dari Wakil Presiden ini mengirimkan sinyal kuat kepada masyarakat, khususnya komunitas seni dan komedi, bahwa ruang untuk berekspresi masih dijaga, selama disampaikan dengan tetap memperhatikan koridor hukum dan etika yang berlaku.