Uptodai.com - Aktor kenamaan Korea Selatan, Kim Seon-ho, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mempersiapkan peran terbarunya. Untuk serial romantis Netflix berjudul Can This Love Be Translated?, Kim Seon-ho belajar bahasa asing secara intensif selama empat bulan penuh.

Dalam serial yang sangat dinantikan ini, Seon-ho didapuk memerankan karakter Ju Ho-jin, seorang penerjemah multibahasa profesional. Ironisnya, meskipun mahir menerjemahkan bahasa verbal, Ho-jin justru menghadapi kesulitan besar saat harus menerjemahkan perasaannya sendiri.

Karakter Ho-jin menuntut kemampuan linguistik yang sangat detail. Oleh karena itu, persiapan yang dilakukan Seon-ho jauh melampaui sekadar menghafal dialog. Ia harus benar-benar menguasai ritme dan nuansa dari setiap bahasa yang digunakan.

Kim Seon-ho Belajar Bahasa Asing Intensif Demi Peran

Saat menghadiri konferensi pers di Jakarta, Kim Seon-ho mengakui bahwa bahasa merupakan fondasi krusial dalam membangun kedalaman karakter Ju Ho-jin. Proses persiapannya melibatkan bimbingan dari guru bahasa khusus untuk memastikan keakuratan setiap adegan.

“Saya menghabiskan waktu empat bulan untuk mempersiapkan peran ini, belajar bersama beberapa guru bahasa. Jika tidak melakukan itu, saya mungkin sudah menyerah di beberapa adegan yang sangat menantang,” ungkap Seon-ho.

Aktor berusia 37 tahun ini menyebutkan bahwa Bahasa Jepang menjadi salah satu tantangan terberat yang harus ia taklukkan. Porsi Bahasa Jepang dalam drama tersebut cukup besar dan menuntut ketepatan artikulasi yang tinggi.

Selain Bahasa Jepang, Bahasa Italia juga memberikan tingkat kesulitan tersendiri dalam proses pembelajarannya. Menariknya, Seon-ho mengaku sering mengalami kesulitan saat harus kembali menggunakan Bahasa Korea setelah berulang kali berpindah-pindah bahasa di lokasi syuting—sebuah fenomena yang umum dialami oleh penerjemah profesional.

Melampaui Kata-Kata: Bahasa Non-Verbal Sang Penerjemah

Meskipun dialog multibahasa menjadi sorotan utama, Kim Seon-ho menegaskan bahwa inti dari perannya justru terletak pada ekspresi non-verbal. Karakter Ju Ho-jin adalah representasi seseorang yang fasih berbicara namun tertutup secara emosional.

Ia menjalin diskusi intensif dengan sutradara Yoo Young-eun untuk memastikan emosi Ju Ho-jin tersampaikan melalui isyarat halus. Ekspresi ini mencakup tatapan mata, jeda bicara yang disengaja, hingga gestur tubuh yang minim namun penuh makna.

“Saya berusaha keras menerjemahkan perasaan batin karakter ini sedekat mungkin. Namun, bagaimana penonton pada akhirnya memaknai emosi tersebut, saya serahkan sepenuhnya kepada interpretasi mereka,” jelas Seon-ho, menekankan pentingnya ruang bagi penonton untuk merasakan kedalaman karakter.

Kompleksitas Karakter Goo Youn-jung dan Bahasa Ambigu

Karakter kompleks tidak hanya diemban oleh Kim Seon-ho. Aktris Goo Youn-jung, yang berperan sebagai Cha Moo-hee—seorang bintang global—juga menghadapi tantangan serupa, namun dari sudut pandang yang berbeda.

Cha Moo-hee tampak sangat ekspresif di permukaan, tetapi secara emosional ia justru tertutup. Youn-jung menyoroti bagaimana karakternya menggunakan bahasa yang ambigu dan kalimat berputar sebagai mekanisme pertahanan diri.

“Moo-hee banyak berbicara dan tampak terbuka, tetapi ketika menyangkut perasaan yang paling penting dan mendalam, justru tidak diucapkan secara langsung. Itu adalah caranya melindungi diri agar tidak terluka,” ujar Youn-jung.

Youn-jung menambahkan, tantangan terbesar dalam memerankan Cha Moo-hee bukan terletak pada panjangnya dialog, melainkan pada cara menyampaikan emosi yang tersembunyi di balik kata-kata. Fokus utamanya adalah pada ritme bicara, intonasi, dan jeda halus yang mengisyaratkan konflik internal.