Uptodai.com - Perkembangan terbaru mengenai konflik Ruben Onsu dan Sarwendah kini tengah menyita perhatian publik setelah keduanya memutuskan untuk berpisah. Perselisihan yang awalnya tertutup rapat kini mulai memanas, terutama terkait dengan akses bertemu dengan buah hati mereka, Thalia dan Thania. Ruben secara terbuka menyatakan kesulitannya untuk menemui anak-anaknya yang saat ini berada di bawah pengasuhan sang mantan istri.

Kondisi ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk praktisi hukum senior Ferry Juan yang turut memberikan pandangannya. Ferry mengimbau agar kedua belah pihak dapat menahan diri dan mengutamakan kepentingan psikologis anak-anak mereka. Menurutnya, ego orang tua sering kali menjadi penghalang utama dalam tumbuh kembang anak pasca-perceraian.

Dampak Psikologis Perceraian pada Tumbuh Kembang Anak

Kasus perebutan akses anak seperti yang dialami pasangan selebritas ini bukanlah hal baru di dunia hiburan tanah air. Secara psikologis, anak-anak yang terjebak di tengah perseteruan orang tua rentan mengalami kecemasan dan penurunan prestasi di sekolah. Oleh karena itu, komunikasi yang sehat antara mantan suami istri mutlak diperlukan demi menjaga stabilitas emosi anak.

Ferry Juan menegaskan bahwa masalah pembagian harta gana-gini atau urusan domestik lainnya sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melibatkan media. Ia mengingatkan agar tidak ada aksi saling menghujat di ruang publik yang justru memperkeruh suasana. Pertemuan dengan kepala dingin dianggap sebagai jalan keluar terbaik agar situasi tidak semakin meruncing.

Aturan Hukum Terkait Hak Asuh Anak

Dalam hukum pernikahan di Indonesia, pihak yang mendapatkan hak asuh anak dari pengadilan memiliki kewajiban moral untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada mantan pasangan. Menghalangi pertemuan antara anak dan salah satu orang tuanya dapat dikategorikan sebagai tindakan yang tidak bijaksana. Hal ini juga dapat menjadi bahan evaluasi pengadilan di kemudian hari jika terjadi gugatan ulang.

Hingga saat ini, Ruben Onsu masih terus berupaya agar bisa mendapatkan waktu berkualitas bersama Thalia dan Thania secara adil. Di sisi lain, Sarwendah sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya. Publik tentu berharap agar badai rumah tangga ini segera mereda demi masa depan anak-anak mereka yang masih sangat membutuhkan kasih sayang utuh.