5 Tips Mengaplikasikan Foundation Kulit Berminyak agar Flawless
Uptodai.com - Menggunakan alas bedak atau foundation adalah langkah esensial dalam rutinitas riasan wajah untuk menciptakan kanvas yang merata dan tampak halus. Namun, proses ini seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang memiliki jenis kulit berminyak.
Kulit berminyak memproduksi sebum berlebih yang dapat dengan cepat memecah formulasi foundation, mengakibatkan tampilan riasan menjadi cakey, luntur, dan kilap hanya dalam beberapa jam. Dibutuhkan strategi khusus, mulai dari pemilihan produk hingga teknik aplikasi, agar foundation tetap menempel sempurna.
Berikut adalah tips mengaplikasikan foundation kulit berminyak yang direkomendasikan para profesional untuk mendapatkan hasil riasan yang flawless dan tahan lama sepanjang hari.
Kunci Utama Riasan Awet: Persiapan dan Produk yang Tepat
1. Pilih Primer yang Tepat untuk Kulit Berminyak
Primer berfungsi sebagai lapisan pelindung antara kulit dan foundation, serta menjadi kunci utama untuk mendapatkan riasan yang tampak mulus dan menawan. Tanpa penggunaan primer, tekstur pori-pori dan garis halus akan lebih terekspos, dan riasan cenderung sulit menempel dengan baik.
Bagi pemilik kulit berminyak, wajib hukumnya memilih primer dengan klaim oil-control atau mattifying. Primer jenis ini mengandung silikon atau bahan penyerap minyak yang efektif mengontrol kilap berlebih, sekaligus mengisi pori-pori besar agar foundation dapat diaplikasikan secara lebih merata.
2. Hindari Lapisan Foundation Terlalu Tebal
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah mengaplikasikan foundation terlalu tebal dengan harapan dapat menutupi minyak berlebih. Padahal, cara ini justru kontraproduktif dan membuat riasan cepat rusak. Semakin tebal lapisan foundation, semakin mudah ia bercampur dengan minyak alami kulit.
Campuran antara sebum dan produk yang tebal akan menciptakan tampilan cakey atau retak-retak. Selain itu, penggunaan foundation berlapis juga berisiko menyumbat pori-pori, yang dapat memicu munculnya komedo atau jerawat. Fokuslah pada coverage medium yang dapat dibangun secara tipis dan merata.
Teknik Aplikasi dan Penguncian yang Optimal
3. Gunakan Kuas atau Spons yang Lembap untuk Aplikasi
Teknik aplikasi foundation memegang peranan penting dalam menentukan hasil akhir riasan. Untuk kulit berminyak, disarankan menggunakan kuas stippling atau spons riasan (beauty blender) yang sudah dilembapkan.
Mengaplikasikan foundation dengan spons lembap membantu menekan produk ke dalam kulit, bukan hanya melapisi permukaannya, sehingga memberikan hasil yang lebih menyatu dan natural. Pastikan Anda menepuk-nepuk (dabbing) foundation, bukan menggeseknya, untuk mencegah pergeseran produk.
4. Kunci dengan Mattifying Powder, Fokus pada Zona T
Setelah foundation selesai diaplikasikan, langkah krusial selanjutnya adalah mengunci riasan menggunakan mattifying powder. Jenis bedak ini dirancang khusus untuk menyerap kelembapan dan minyak berlebih, memastikan foundation tetap di tempatnya.
Aplikasikan bedak tabur ini menggunakan powder puff atau kuas besar dengan menekannya secara lembut, terutama di area yang paling cepat berminyak, yaitu Zona T (dahi, hidung, dan dagu). Jika Anda sudah menggunakan foundation dengan hasil akhir matte, gunakan bedak secukupnya saja agar tidak terlihat terlalu kering.
Perawatan Ekstra Agar Riasan Tahan Lama
5. Selalu Sediakan Kertas Minyak dan Setting Spray Oil-Control
Meskipun sudah menggunakan primer dan bedak mattifying, kilap berlebih pasti akan muncul seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, kertas minyak (blotting paper) adalah penyelamat yang wajib ada di dalam tas.
Gunakan kertas minyak dengan cara menepuk-nepuk lembut area wajah yang berminyak, jangan pernah menggeseknya karena dapat mengangkat foundation. Selain itu, sebagai langkah terakhir, semprotkan setting spray khusus oil-control. Setting spray ini berfungsi untuk ‘meleburkan’ semua lapisan produk dan menciptakan lapisan pelindung yang membuat foundation tahan terhadap kelembapan dan sebum.