BYD Catat 4,55 Juta Unit: Bagaimana Kinerja Penjualan Mobil Listrik 2025?
Uptodai.com - Raksasa kendaraan energi baru asal Tiongkok, BYD, berhasil menutup buku tahunan dengan mencatatkan total 4,55 juta unit kendaraan penumpang yang terjual secara global di sepanjang 2025. Angka ini menandai pertumbuhan volume sebesar 7,1 persen dibandingkan kinerja tahun sebelumnya, sebuah capaian signifikan yang memperkuat posisi BYD sebagai pemain kunci di pasar global.
Meskipun pertumbuhan ini terbilang impresif, hasil tersebut justru jauh di bawah proyeksi ambisius yang sempat dilontarkan oleh para analis industri pada beberapa tahun terakhir. Laju ekspansi BYD mulai menunjukkan tanda-tanda moderasi, terutama saat persaingan di pasar domestik Tiongkok semakin ketat.
Mengurai Detail BYD Penjualan Mobil Listrik 2025
Dari total volume penjualan yang mencapai 4,55 juta unit tersebut, komposisi antara kendaraan listrik baterai penuh (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV) terlihat hampir seimbang. Secara keseluruhan, penjualan ini mencerminkan dinamika pasar yang menarik, di mana konsumen mulai menunjukkan preferensi yang beragam.
Di sisi lain, penjualan BEV menunjukkan pertumbuhan yang kuat, mencapai 2,25 juta unit atau melonjak hampir 28 persen dari tahun sebelumnya. Namun demikian, segmen PHEV mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan, dengan total penjualan 2,29 juta unit, atau turun hampir 8 persen dibandingkan tahun 2024.
Komposisi ini menunjukkan bahwa porsi BEV dan PHEV masing-masing berkontribusi sekitar 49,6 persen dan 50,4 persen terhadap total BYD penjualan mobil listrik 2025. Kondisi ini menegaskan bahwa meskipun BYD dikenal kuat di segmen BEV, teknologi hybrid mereka mulai menghadapi tantangan serius di tengah pergeseran cepat menuju elektrifikasi penuh.
Tren perlambatan ini juga terlihat jelas pada data bulanan. Pada Desember 2025, BYD hanya mampu menjual 414.784 unit kendaraan penumpang secara global. Angka ini merupakan penurunan tajam sebesar 18,6 persen secara tahunan dan 12,7 persen dibandingkan bulan November, menandai bulan keempat berturut-turut dengan tren penurunan penjualan tahunan.
Peran Vital Ekspor dan Revisi Target 2026
Keberhasilan BYD mencapai angka 4,55 juta unit sangat ditopang oleh kinerja pasar internasional. Untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan, volume ekspor mobil BYD berhasil menembus angka lebih dari 1 juta unit, mencatatkan peningkatan luar biasa lebih dari 150 persen dari tahun sebelumnya.
Lonjakan ekspor ini menjadi mesin pertumbuhan yang krusial, berfungsi sebagai penyeimbang utama tekanan persaingan yang meningkat dari berbagai merek lokal di pasar domestik Tiongkok. Ekspansi agresif ke Eropa, Asia Tenggara, dan Amerika Latin terbukti efektif menjaga momentum perusahaan.
Meskipun demikian, prospek BYD untuk tahun 2026 dipandang penuh kehati-hatian. Awalnya, target volume perusahaan sempat dipatok sangat tinggi, mencapai 5,5 juta unit, bahkan sempat muncul spekulasi mencapai 6,5 juta unit di awal tahun fiskal.
Manajemen kemudian merevisi target tersebut menjadi sekitar 4,6 juta unit, yang pada akhirnya berhasil dicapai dengan angka 4,55 juta unit. Pencapaian ini, meski memenuhi target revisi, mengindikasikan bahwa laju ekspansi volume BYD telah melambat secara signifikan jika dibandingkan dengan tren pertumbuhan eksponensial yang terjadi pada periode sebelumnya.