Uptodai.com - Rombongan jurnalis asal Indonesia berkesempatan mengunjungi Di-Space, sebuah museum sains kendaraan energi baru yang terletak di Zhengzhou, Henan, Tiongkok. Tempat ini berfungsi sebagai etalase raksasa yang menampilkan ratusan display perkembangan teknologi mutakhir dari BYD Group. Namun, di tengah atmosfer futuristik yang kental, terdapat satu pemandangan yang sangat kontras: dispenser bensin usang BYD Di-Space yang teronggok di salah satu sudut.

Museum ini sengaja dirancang untuk menarik pengunjung menyusuri sejarah transportasi, mulai dari diorama kereta kuda zaman kuno hingga inovasi terkini dalam industri kendaraan listrik. Kontras visual antara masa lalu dan masa depan terasa begitu kuat, seolah-olah BYD sedang menyampaikan sebuah pernyataan tegas tentang arah industri otomotif global.

Dispenser Bensin Usang: Simbol Berakhirnya Era BBM

Objek yang paling menarik perhatian adalah sebuah dispenser bahan bakar yang kondisinya sudah sangat usang dan berkarat. Penempatannya bukan tanpa alasan; dispenser tua ini diletakkan berdekatan dengan diorama transportasi kuno dan mobil bensin yang tampak tidak terawat.

Penempatan strategis ini secara eksplisit menggarisbawahi doktrin utama yang ingin disampaikan BYD kepada pengunjung, terutama generasi muda Tiongkok. Display ini seakan menjadi monumen peringatan, menunjukkan bahwa era kendaraan berbahan bakar fosil telah berakhir dan kini digantikan oleh era energi terbarukan yang dipelopori oleh teknologi BYD.

Dalam lingkungan yang penuh dengan display canggih, baterai Blade, dan model kendaraan listrik terbaru, dispenser usang tersebut berfungsi sebagai artefak dari masa lalu yang sudah tidak relevan. Ini adalah cara BYD untuk memvisualisasikan lompatan teknologi yang mereka lakukan, dari ketergantungan pada minyak bumi menuju kemandirian energi baru.

Merunut Jejak Sejarah Teknologi BYD

Di-Space tidak hanya memamerkan masa depan, tetapi juga menyajikan runutan perjalanan bisnis BYD yang terperinci, memungkinkan pengunjung memahami fondasi kuat yang mereka bangun. Kisah BYD dimulai pada tahun 1994 di Kota Buji, Shenzhen, ketika mereka pertama kali fokus pada produksi baterai isi ulang.

Dua tahun kemudian, pada 1996, penelitian intensif BYD mengenai baterai nikel berkapasitas tinggi mulai membuahkan hasil, menjadikannya solusi ideal untuk sepeda listrik. Pada tahun yang sama, mereka sudah berpartisipasi aktif dalam Bursa Teknologi Kendaraan Listrik dan Bahan Bakar Alternatif internasional di Beijing, menunjukkan visi jangka panjang mereka.

Transformasi fundamental terjadi pada 1997, saat BYD menjadi perusahaan pertama di Tiongkok yang berhasil memproduksi baterai lithium-ion. Mereka memelopori penelitian material lithium-ion baru dengan kepadatan energi tinggi mencapai 1000 Wh/l, yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan sepeda listrik.

Pengakuan terhadap inovasi ini datang dari Konferensi Pertukaran Teknologi Sepeda Listrik nasional. Para ahli sepakat bahwa baterai lithium-ion yang dikembangkan BYD merupakan sumber energi penggerak terbaik untuk mempromosikan sepeda listrik yang ramah lingkungan.

Dari Baterai Ponsel ke Mobil Listrik Global

Perjalanan BYD sebagai raksasa baterai terus berlanjut hingga awal milenium. Pada tahun 2000, mereka berhasil menjadi pemasok baterai lithium-ion pertama untuk Motorola dari Tiongkok. Kemudian, pada 2002, BYD menjadi pemasok baterai ion perak pertama untuk Nokia.

Momen krusial terjadi pada tahun 2002, ketika BYD juga memulai penelitian dan pengembangan baterai besi fosfat, teknologi yang kini menjadi tulang punggung mobil listrik mereka. Berbekal keahlian di bidang energi, pada tahun 2003, BYD secara resmi mulai mengembangkan mobil listrik mereka sendiri, yang puncaknya ditandai dengan peluncuran mobil konsep E pada 2004.

Seluruh narasi di museum Di-Space, mulai dari kereta kuda, dispenser bensin yang berkarat, hingga display mobil listrik mutakhir, menegaskan satu pesan: BYD tidak sekadar membuat mobil, melainkan memimpin transisi energi. Dispenser bensin usang itu menjadi pengingat visual bahwa masa depan transportasi sudah tiba, dan ia digerakkan oleh listrik.