Uptodai.com - Kabar gembira datang dari segmen kendaraan energi baru di Tanah Air. PT Chery Sales Indonesia (CSI) memastikan bahwa sub-brand mereka yang fokus pada mobil listrik, iCar, akan melakukan debut independennya di pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Kendaraan yang dipilih untuk menjadi ujung tombak perkenalan brand ini adalah iCar V23 mobil listrik IIMS 2026. Model SUV bergaya kotak (boxy) ini diklaim siap menawarkan kombinasi unik antara desain petualang dan teknologi ramah lingkungan.

iCar V23 Menandai Kemandirian Brand

Sebelumnya, iCar dikenal sebagai sub-brand Chery di pasar global yang fokus pada SUV listrik. Di Indonesia, salah satu produknya sempat diperkenalkan sebagai Chery J6, yang merupakan versi lokal dari iCar 03.

Namun, kini iCar siap berdiri sendiri. Head of Marketing iCar Indonesia, Metta Yunita, mengonfirmasi bahwa brand tersebut akan resmi ‘lahir’ di IIMS 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 15 Februari di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

“iCar akan lahir di IIMS 2026 dan kita akan mengadakan press conference. Kami akan bawa satu lineup utama di IIMS, yaitu iCar V23,” ujar Metta Yunita dalam acara pre-event IIMS yang digelar di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.

Desain Gagah dengan Kemampuan Lintas Medan

Sejak beberapa waktu lalu, V23 sudah tertangkap kamera sedang menjalani uji coba di jalanan Jakarta, memancing rasa penasaran publik. SUV listrik ini mengusung desain yang sangat kental dengan nuansa off-road klasik, meskipun dimensinya tergolong kompak.

Secara dimensi, iCar V23 memiliki panjang 4.220 mm, lebar 1.915 mm, dan tinggi 1.845 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.735 mm. Angka-angka ini menunjukkan bahwa V23 dirancang agar tetap lincah di perkotaan namun siap diajak berpetualang.

Untuk menunjang karakter petualangnya, V23 dibekali ground clearance setinggi 210 mm. Selain itu, mobil ini memiliki approach angle yang impresif di angka 42-43 derajat dan departure angle 41 derajat. Klaim pabrikan menyebutkan bahwa mobil listrik ini bahkan mampu melewati genangan air hingga setinggi 60 cm, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen di Indonesia yang sering menghadapi banjir musiman.

Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh Berbeda

Di pasar asalnya, iCar V23 ditawarkan dalam dua varian utama yang memiliki konfigurasi penggerak dan jenis baterai yang berbeda. Perbedaan ini memberikan opsi yang lebih luas bagi calon konsumen sesuai kebutuhan berkendara mereka.

Varian pertama adalah penggerak roda belakang (RWD) yang menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 59,93 kWh. Konfigurasi ini memungkinkan V23 menempuh jarak hingga 401 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Sementara itu, bagi konsumen yang membutuhkan performa dan daya jelajah lebih, tersedia tipe penggerak empat roda (AWD). Varian AWD ini ditenagai oleh baterai NMC (Nikel, Mangan, Kobalt) berkapasitas lebih besar, yakni 81,76 kWh, yang sanggup membawa mobil berjalan sejauh 501 km.

Performa Motor Listrik dan Fitur Pintar

Perbedaan jenis penggerak tentu memengaruhi performa yang dihasilkan. iCar V23 RWD mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 136 dk dengan torsi puncak 180 Nm. Angka ini sudah cukup memadai untuk penggunaan harian di perkotaan.

Sebaliknya, tipe AWD menawarkan tenaga yang jauh lebih besar, mencapai 211 dk dan torsi puncak 292 Nm. Tenaga ekstra ini sangat berguna ketika mobil harus melibas medan berat atau membutuhkan akselerasi cepat.

Menariknya, meskipun bergaya jip boxy, V23 tidak melupakan aspek teknologi modern. SUV asal Tiongkok ini telah didukung oleh segudang fitur canggih, termasuk Advanced Driver Assistance System (ADAS) level dua. Sistem ini memungkinkan mobil membaca objek dan marka jalan, memberikan bantuan kemudi yang signifikan.

Alhasil, SUV listrik iCar V23 ini diklaim mampu berjalan secara semi-otonom dalam kondisi tertentu, layaknya mobil-mobil perkotaan canggih lainnya. Kombinasi antara desain tangguh dan teknologi pintar ini diharapkan mampu menarik perhatian besar saat peluncuran resminya di IIMS 2026.