Haaland Cs Pakai Mobil Listrik Manchester City Hasil Kerja Sama BYD
Uptodai.com - Mobil listrik Manchester City kini resmi memasuki era baru setelah klub raksasa Liga Inggris tersebut menjalin kemitraan strategis dengan produsen otomotif global, BYD. Langkah besar ini menandai transformasi armada operasional The Citizens menuju penggunaan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan. Melalui kolaborasi jangka panjang ini, BYD akan menyediakan berbagai lini kendaraan listrik tercanggih untuk mendukung mobilitas harian klub di Manchester.
Para bintang lapangan hijau seperti Erling Haaland, Rayan Cherki, hingga Gianluigi Donnarumma akan merasakan langsung kecanggihan teknologi dari BYD. Tidak hanya model standar, mereka juga bakal menjajal sub-brand mewah Denza yang dikenal dengan kenyamanan dan performa tingginya. Kehadiran kendaraan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang berbeda bagi para penggawa City di sela-sela jadwal kompetisi yang padat.
Mobil Listrik Manchester City dan Momen Ikonik di Etihad Stadium
Kerja sama ini juga akan menciptakan pemandangan baru yang ikonik di setiap laga kandang The Citizens. Salah satu model unggulan mobil listrik Manchester City dari BYD akan bertugas memandu bus tim utama saat memasuki area Etihad Stadium. Ritual ini akan menjadi simbol transisi energi yang dilakukan klub dalam setiap pertandingan Premier League maupun kompetisi domestik lainnya.
Identitas visual BYD akan terlihat jelas melalui logo yang terpasang di bagian lengan jersey latihan (training kit) tim utama pria. Untuk tim wanita, integrasi logo serupa dijadwalkan menyusul pada musim kompetisi mendatang. Selain di seragam latihan, brand asal China ini juga akan menghiasi area kursi pemain cadangan di pinggir lapangan Etihad Stadium, memperkuat eksistensi mereka di mata penggemar global.
Transformasi Energi di City Football Academy
Kemitraan antara Manchester City dan BYD tidak hanya berhenti pada aspek pemasaran atau sekadar pamer logo di lapangan. BYD berkomitmen membawa keahlian teknis mereka di bidang energi baru langsung ke jantung fasilitas latihan klub, City Football Academy. Fasilitas kelas dunia tersebut akan segera dilengkapi dengan infrastruktur pengisian daya (charging) yang masif dan sistem baterai penyimpanan energi (energy-storage).
Stella Li, selaku Executive Vice President BYD, menyatakan bahwa kemitraan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar sepak bola atau mobilitas. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan menginspirasi masyarakat dunia melalui teknologi yang menggairahkan sekaligus menghubungkan masa depan yang lebih berkelanjutan. BYD ingin menunjukkan bahwa inovasi hijau dapat berjalan selaras dengan prestasi olahraga di level tertinggi.
Ferran Soriano, Chief Executive Officer City Football Group, turut menegaskan komitmen klub terhadap keunggulan dan semangat inovasi. Pihaknya sengaja menggandeng pemimpin industri seperti BYD untuk menciptakan masa depan yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini dimulai dari optimalisasi fasilitas yang dimiliki klub agar lebih efisien dalam penggunaan energi harian.
Dominasi Global BYD di Industri Kendaraan Listrik
BYD sendiri memiliki rekam jejak yang sangat kuat sebelum akhirnya menyediakan mobil listrik Manchester City bagi skuat asuhan Pep Guardiola. Perusahaan yang bermarkas di Shenzhen ini memulai perjalanannya sebagai produsen baterai tiga dekade silam. Pada tahun 2008, mereka mencatatkan sejarah dengan meluncurkan kendaraan energi baru (NEV) pertama yang diproduksi secara massal di dunia.
Kini, BYD telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin global di sektor kendaraan listrik dan Super Hybrid PHEV dengan jangkauan pasar di lebih dari 110 negara. Pada Desember 2025, mereka merayakan pencapaian luar biasa dengan memproduksi kendaraan energi baru ke-15 juta unit. Di tahun yang sama, BYD sukses menjual 4,6 juta unit kendaraan secara global, mempertegas dominasi mereka atas pesaing lainnya.
Kekuatan utama perusahaan ini terletak pada inovasi yang tiada henti, didukung oleh 120.000 insinyur penelitian dan pengembangan (R&D). Tim ahli tersebut mampu mendaftarkan rata-rata 45 paten baru setiap hari kerja, sebuah angka yang fantastis dalam industri teknologi. Dengan dukungan teknis sebesar itu, kolaborasi dengan Manchester City diprediksi akan melahirkan banyak inisiatif hijau baru di masa depan.