Pabrik Daihatsu KAP 2 Perkuat Komitmen Menuju Carbon Neutral
Uptodai.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan keseriusan dalam agenda keberlanjutan lingkungan melalui peresmian Pabrik Daihatsu KAP 2 di Karawang. Langkah strategis ini bukan hanya tentang peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi komitmen jangka panjang perusahaan menuju target nol emisi karbon (carbon neutral).
Investasi besar di sektor manufaktur ini sejalan dengan upaya Daihatsu menghadirkan produk yang lebih ramah lingkungan. Peresmian pabrik baru ini sekaligus menjadi penanda kesiapan Daihatsu dalam menyambut era kendaraan elektrifikasi, yang diwujudkan melalui peluncuran model hibrida perdana mereka di pasar nasional.
Pabrik KAP 2: Basis Produksi Global dengan Konsep E-SSC
Fasilitas perakitan terbaru ADM, Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), berdiri megah di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur. Pabrik keenam milik ADM ini membentang di lahan seluas hampir 23 hektar, dirancang khusus untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar domestik dan kebutuhan ekspor global yang terus meningkat.
Sebagai basis produksi penting bagi Grup Daihatsu di luar Jepang, KAP 2 mengintegrasikan tiga fasilitas utama, yakni Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Seluruh lini produksi di dalamnya menerapkan teknologi manufaktur terkini untuk menjamin kualitas dan efisiensi.
Daihatsu mengadopsi konsep inovatif yang disebut E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) dalam seluruh operasional Pabrik Daihatsu KAP 2. Konsep E-SSC ini menjamin proses produksi yang modern, efisien, dan memiliki produktivitas tinggi, sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Mewujudkan Komitmen Carbon Neutral Daihatsu Melalui Desain Pabrik
Komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan secara nyata melalui desain arsitektur dan operasional KAP 2. Pabrik ini dirancang dengan konsep tanpa dinding (wall-less design), sebuah langkah cerdas untuk memaksimalkan sirkulasi udara alami dan secara signifikan mengurangi kebutuhan energi pendingin buatan.
Optimalisasi proses produksi yang diterapkan di KAP 2 ditargetkan mampu memangkas emisi karbon hingga 20 persen dibandingkan fasilitas sebelumnya. Hal ini juga memastikan bahwa pabrik ini menjadi tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi ribuan karyawan yang beroperasi di dalamnya.
Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), KAP 2 mengintegrasikan teknologi robotik canggih dan proses pengecatan yang dirancang untuk meminimalkan polusi air. Selain itu, penggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan memastikan bahwa sebagian besar kebutuhan listrik pabrik berasal dari sumber yang bersih dan lestari.
Investasi Triliunan Rupiah dan Debut Rocky e-Smart Hybrid
Untuk mewujudkan fasilitas perakitan berteknologi tinggi ini, Daihatsu mengucurkan investasi sekitar Rp2,9 triliun. Investasi besar ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar otomotif Indonesia dan peran strategis negara ini dalam rantai pasok global Daihatsu.
Dengan nilai investasi tersebut, KAP 2 memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 140.000 unit kendaraan. Secara keseluruhan, total kapasitas produksi ADM kini melampaui 530 ribu unit per tahun, melayani permintaan yang masif dari pasar domestik dan kebutuhan ekspor.
Angka produksi ini didukung oleh ribuan pemasok lokal, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang menjamin tingkat lokalisasi produk yang sangat tinggi. Keterlibatan UMKM ini turut memperkuat ekosistem Industri Otomotif Indonesia secara menyeluruh.
Rocky e-Smart Hybrid: Inovasi Real Series Hybrid untuk Indonesia
Selain fokus pada sektor manufaktur, Daihatsu juga memperkuat lini produk hijau mereka dengan meluncurkan Rocky e-Smart Hybrid pada ajang GIIAS Juli 2025. Model ini menjadi penanda debut kendaraan hybrid pertama Daihatsu di pasar Indonesia, menunjukkan kesiapan mereka bersaing di segmen Kendaraan Energi Baru (NEV).
Rocky e-Smart Hybrid membawa teknologi ‘Real Series Hybrid’ yang dikembangkan langsung oleh Daihatsu di Jepang. Keunggulan fundamental sistem ini terletak pada motor listrik yang berfungsi penuh sebagai penggerak utama roda kendaraan, memastikan torsi instan dan akselerasi responsif.
Sementara itu, mesin bensin 1.2L WA-VEX yang disematkan hanya bertugas sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai. Konsep unik ini menghilangkan kebutuhan pengisian daya eksternal, menawarkan efisiensi bahan bakar yang luar biasa sekaligus memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni.