Penjualan Geely Tembus 3 Juta Unit di 2025, Mobil Listrik Jadi Kunci
Uptodai.com - Geely Auto Corporation berhasil mencatatkan kinerja gemilang setelah penjualan Geely tembus 3 juta unit sepanjang tahun 2025. Angka fantastis ini tidak hanya melampaui target internal, tetapi juga menjadi rekor penjualan tertinggi yang pernah dicapai oleh produsen otomotif raksasa asal China tersebut.
Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, yakni melonjak hingga 39 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Secara kumulatif, total penjualan Geely Auto kini telah menembus angka 20 juta unit secara global hingga akhir 2025, menegaskan posisi mereka sebagai pemain kunci di pasar dunia.
NEV sebagai Tumpuan Utama Pertumbuhan Penjualan Geely
Kunci utama di balik lonjakan performa Geely adalah kontribusi masif dari segmen Kendaraan Energi Baru (NEV). Penjualan NEV Geely mencapai total 1.687.767 unit, mencerminkan peningkatan dramatis sebesar 90% dari tahun ke tahun.
Peningkatan ini didorong oleh merek-merek unggulan di bawah payung Geely Auto, termasuk lini Geely Yinhe (Galaxy) di pasar domestik China, serta Lynk & Co dan Zeekr. Merek Geely Yinhe, khususnya, menunjukkan performa luar biasa dengan mencatat penjualan 1,24 juta unit, tumbuh 150% secara tahunan.
Model Mobil Listrik Geely 2025 yang Mendominasi Pasar
Beberapa model NEV menunjukkan dominasi yang kuat di pasar. Geely Xingyuan, yang dikenal secara global sebagai Geely EX2, berhasil mempertahankan penjualan bulanan di atas 40.000 unit selama tujuh bulan berturut-turut.
Total penjualan kumulatif untuk model Xingyuan telah melampaui 530.000 unit. Selain itu, SUV premium Geely M9 membukukan 39.000 unit hanya dalam empat bulan sejak peluncuran perdananya.
Model lain seperti Geely Starray EM-i dan Geely Panda Mini juga konsisten mencatatkan penjualan di atas 10.000 unit setiap bulan. Sementara itu, di pasar global, Geely EX5 mencatatkan penjualan tahunan lebih dari 160.000 unit, dengan penjualan kumulatif menembus 230.000 unit.
Penjualan ICE Tetap Stabil di Tengah Gempuran Elektrifikasi
Meskipun fokus beralih ke elektrifikasi, penjualan model kendaraan bermesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) Geely tetap menunjukkan stabilitas yang meyakinkan. Grup lini premium ICE, Geely China Star, mencatatkan penjualan lebih dari 1,21 juta unit.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan stabil sebesar 3% dari tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh model-model populer seperti Xingrui, Xingrui L, dan Xingyue L (Geely Monjaro di pasar global), yang secara kolektif membukukan penjualan sebanyak 420.000 unit.
Di pasar Asia Tenggara, model yang sudah diperkenalkan di Indonesia, Geely Binyue atau Geely Coolray, turut berkontribusi signifikan dengan total penjualan 250.000 unit secara global. Model Geely Boyue juga mencatat 300.000 unit, diikuti Geely Dihao yang terjual sebanyak 180.000 unit.
Target Ambisius Geely di Tahun Mendatang
Menatap tahun 2026, Geely telah menyusun strategi ekspansi yang agresif. Perusahaan berencana meluncurkan sekitar 10 model baru di pasar internasional, menargetkan wilayah penting seperti Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.
Geely Auto juga telah menetapkan target penjualan global yang jauh lebih ambisius untuk tahun 2026, yakni sebesar 3,45 juta unit. Dari total tersebut, Geely memproyeksikan 2,22 juta unit berasal dari segmen NEV.
Untuk mencapai target ini, perusahaan akan mempercepat lokalisasi berbasis elektrifikasi cerdas di berbagai pasar. Selain itu, Geely juga akan meluncurkan MPV flagship pertamanya, Geely V900, yang dijadwalkan hadir pada kuartal pertama tahun 2026, memperkuat lini produk premium mereka di kancah global.