Uptodai.com - Performa Marc Marquez di MotoGP Spanyol diprediksi akan segera mencapai titik puncaknya setelah mengawali musim 2026 dengan penuh tantangan. Bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, memberikan jaminan bahwa sang juara dunia sembilan kali tersebut bakal segera kembali ke barisan depan.

Keyakinan ini muncul di tengah keraguan publik mengenai konsistensi Marquez yang belum juga menginjakkan kaki di podium hingga seri kelima. Meski demikian, tim pabrikan asal Italia tersebut melihat adanya progres signifikan dalam proses adaptasi dan pemulihan fisik sang pembalap.

Dall’Igna menilai bahwa karakteristik Sirkuit Jerez sangat cocok dengan gaya balap agresif Marquez. Oleh karena itu, balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April 2026 tersebut menjadi momentum krusial bagi Ducati untuk membuktikan dominasi mereka kembali.

Optimisme Gigi Dall’Igna Jelang Balapan di Sirkuit Jerez

Gigi Dall’Igna secara terbuka menepis anggapan bahwa masa kejayaan Marquez telah berakhir akibat cedera bahu kanan yang berkepanjangan. Cedera tersebut didapat Marquez setelah terlibat insiden hebat dengan Marco Bezzecchi di Sirkuit Mandalika pada akhir musim lalu.

Manajer Ducati tersebut menegaskan bahwa kondisi fisik Marquez kini sudah mendekati 100 persen untuk menghadapi ketatnya persaingan di Jerez. Ia memantau langsung perkembangan data pembalapnya dan melihat tren positif yang terus meningkat setiap pekan balap.

“Jelas dia mengalami cedera yang cukup serius dan harus melewatkan beberapa balapan sebelumnya. Tapi saya melihat kondisinya terus membaik, dan saya yakin dia akan sepenuhnya bugar saat di Jerez nanti,” ujar Dall’Igna optimis.

Tantangan Berat Ducati Menghadapi Dominasi Aprilia

Musim 2026 sejauh ini memang menjadi panggung bagi tim rival, terutama Aprilia yang tampil sangat dominan dengan motor RS-GP mereka. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi sukses menguasai puncak klasemen sementara dengan raihan kemenangan yang cukup konsisten.

Selain persaingan ketat di lintasan, Ducati juga harus berjuang melawan aturan konsesi MotoGP yang memberikan keuntungan teknis lebih bagi para pesaingnya. Aturan ini sengaja diterapkan untuk menyeimbangkan kompetisi setelah dominasi mutlak Ducati dalam beberapa tahun terakhir.

Dall’Igna mengakui bahwa regulasi tersebut memberikan hambatan tersendiri dalam pengembangan motor Desmosedici GP26. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan bagi timnya untuk menyerah dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Inovasi Aero dan Winglet Baru untuk Desmosedici

Untuk mendongkrak performa Marc Marquez di MotoGP Spanyol, Ducati telah menyiapkan paket pembaruan perangkat aerodinamika terbaru. Inovasi ini mencakup desain aero belakang dan winglet jok yang sebelumnya telah diuji coba pada balapan di COTA.

Pengembangan ini diharapkan mampu memberikan stabilitas lebih baik bagi Marquez saat melibas tikungan-tikungan cepat di Sirkuit Jerez. Tim teknis Ducati bekerja ekstra keras demi memastikan Desmosedici tetap menjadi motor acuan di grid MotoGP musim ini.

Selain fokus pada balapan utama, Ducati juga menjadwalkan sesi tes resmi pasca-race di Jerez untuk menguji komponen mesin baru. Langkah agresif ini diambil guna mengejar ketertinggalan poin dari Aprilia dan KTM yang kini mulai mengancam posisi mereka.

Misi Rebut Podium Pertama di Tanah Kelahiran

Sirkuit Jerez memiliki catatan manis bagi Ducati dan Marquez, di mana sang pembalap sempat memenangi Sprint Race pada musim sebelumnya. Dukungan penuh dari publik tuan rumah di Spanyol diyakini akan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.

Dall’Igna berharap momentum di Jerez menjadi titik balik bagi Marquez untuk merangkak naik di tabel klasemen. Target utamanya adalah segera memangkas selisih poin dengan Pedro Acosta dan duo Aprilia yang saat ini masih memimpin di depan.

Dengan segala persiapan teknis dan kondisi fisik yang kian membaik, balapan di Jerez akan menjadi pembuktian apakah Marquez masih memiliki taji. Seluruh mata penggemar MotoGP kini tertuju pada garasi Ducati untuk menantikan kembalinya sang juara ke podium tertinggi.