Uptodai.com - Kemenangan Dewa United atas PSM Makassar menjadi sorotan utama dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia pekan ini. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut berhasil mencuri tiga poin penuh saat bertandang ke markas Juku Eja dengan performa yang sangat disiplin.

Berlaga di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (14/2/2026), tim tamu tampil sangat tenang sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Hasil positif ini sekaligus memutus tren negatif anak asuh Jan Olde Riekerink yang sempat gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama yang Sengit

Sejak awal laga, PSM Makassar sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan lawan di hadapan pendukung sendiri. Dukungan penuh dari suporter tuan rumah membuat skuat asuhan Bernardo Tavares tampil percaya diri dengan penguasaan bola yang cukup dominan.

Namun, Dewa United tidak tinggal diam dan justru memberikan perlawanan sengit melalui skema serangan balik yang sangat terorganisir. Mereka nyaris unggul lebih dulu pada menit ke-18 melalui sontekan tajam penyerang andalan mereka, Alex Martins.

Sayangnya, selebrasi para pemain Dewa United harus terhenti seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi Alex sudah berada dalam jebakan offside. Keputusan ini membuat tensi pertandingan semakin memanas di sisa waktu babak pertama yang berakhir tanpa gol.

PSM Makassar sempat mendapatkan peluang emas melalui tendangan keras Jacques Medina dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke gawang. Akan tetapi, kesigapan kiper Sonny Stevens di bawah mistar gawang berhasil mementahkan peluang berbahaya tersebut dengan penyelamatan gemilang.

Kartu Merah Victor Luiz Ubah Arah Permainan

Memasuki babak kedua, intensitas permainan tidak menurun sedikit pun, bahkan cenderung meningkat dengan banyak benturan fisik di lapangan tengah. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk memecah kebuntuan demi memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara.

Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-75 ketika bek andalan mereka, Victor Luiz, melakukan pelanggaran keras terhadap Ricky Kambuaya. Tanpa ragu, wasit langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya, memaksa PSM Makassar harus bermain dengan 10 orang pemain saja.

Unggul jumlah pemain membuat Dewa United semakin leluasa mengurung pertahanan tuan rumah yang mulai terlihat kelelahan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh lini serang Banten Warriors untuk mencari celah gol di tengah rapatnya barisan belakang lawan.

Drama Dua Gol di Masa Injury Time

Kebuntuan akhirnya pecah tepat pada menit ke-90 melalui skema tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat cantik. Vinicius Duarte yang maju sebagai algojo berhasil melepaskan sepakan melengkung yang gagal dijangkau oleh kiper Reza Arya Pratama.

Tertinggal satu gol di menit akhir membuat PSM Makassar mencoba keluar menyerang secara total demi menyamakan kedudukan. Strategi ini justru menjadi bumerang bagi mereka karena meninggalkan lubang yang sangat besar di lini pertahanan sendiri.

Melalui sebuah transisi cepat pada menit ke-94, Alex Martins yang berdiri bebas tanpa kawalan berhasil menggandakan keunggulan tim tamu. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 2-0 untuk Dewa United hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Dampak Hasil Pertandingan Terhadap Klasemen

Berkat tambahan tiga poin krusial ini, Dewa United kini merangkak naik ke posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Mereka mulai menjauh dari ancaman papan bawah dan kembali ke jalur persaingan yang kompetitif di papan tengah.

Sebaliknya, kekalahan menyakitkan di kandang sendiri ini membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 dengan raihan 23 poin. Juku Eja harus segera melakukan evaluasi total pada laga berikutnya jika tidak ingin semakin terpuruk di sisa musim kompetisi tahun ini.