Ducati Amankan Kontrak Fermin Aldeguer Hingga MotoGP 2028
Uptodai.com - Kontrak Fermin Aldeguer Ducati resmi mendapatkan perpanjangan durasi hingga musim 2028 mendatang di tengah masa pemulihan cedera sang pembalap. Langkah strategis ini membuktikan kepercayaan besar pabrikan asal Borgo Panigale terhadap talenta muda asal Spanyol tersebut. Manajemen Ducati tidak ingin kehilangan aset berharganya meski sang rider harus absen pada balapan pembuka musim ini.
Kabar ini menjadi angin segar bagi Aldeguer yang saat ini sedang berjuang pulih dari patah tulang paha kiri. Insiden kecelakaan saat latihan di Sirkuit Aspar memaksa pembalap Gresini Racing ini menunda debutnya pada seri perdana MotoGP 2026. Namun, jaminan masa depan hingga dua tahun ke depan memberikan motivasi tambahan yang sangat krusial bagi proses rehabilitasinya.
Komitmen Jangka Panjang Ducati untuk Aldeguer
Manajer pribadi Aldeguer, Hector Faubel, bergerak sangat cepat untuk mengamankan posisi kliennya di grid MotoGP. Kesepakatan baru ini memastikan bahwa Aldeguer akan tetap menjadi bagian dari proyek besar Ducati setidaknya untuk tiga musim ke depan. Pabrikan Italia tersebut melihat potensi teknis yang luar biasa pada diri pemuda berusia 20 tahun itu.
Meskipun durasi kontrak sudah pasti, Ducati belum mengumumkan secara resmi tim mana yang akan menaungi Aldeguer pada 2027 dan 2028. Saat ini, ia masih terikat kontrak dengan tim satelit Gresini Racing untuk mengarungi musim 2026. Fleksibilitas ini memungkinkan Ducati untuk menempatkan Aldeguer di posisi terbaik sesuai dengan perkembangan performanya nanti.
Spekulasi Formasi Tim dan Persaingan Internal
Muncul berbagai spekulasi mengenai komposisi pembalap Ducati di masa depan, terutama dengan kehadiran nama besar seperti Marc Marquez. Jika Marquez tetap bertahan di tim pabrikan Lenovo dan berduet dengan Pedro Acosta, persaingan kursi utama akan semakin memanas. Situasi ini membuat posisi Aldeguer di tim satelit menjadi sangat strategis sebagai pelapis utama.
Beberapa pengamat menilai Ducati kemungkinan besar akan mempertahankan Aldeguer di lingkungan yang sudah ia kenal. Jika performanya stabil, ia tidak memiliki urgensi besar untuk pindah ke tim lain seperti VR46 milik Valentino Rossi. Stabilitas teknis di Gresini terbukti mampu mengeluarkan kemampuan terbaik Aldeguer sejak musim debutnya.
Rekam Jejak Gemilang di Musim Perdana
Keputusan Ducati untuk memberikan kontrak jangka panjang bukanlah tanpa alasan yang kuat. Pada musim debutnya, Aldeguer tampil sangat mengejutkan dengan meraih tiga podium yang sangat kompetitif. Puncak prestasinya terjadi saat ia berhasil memenangkan Grand Prix di Sirkuit Mandalika, Indonesia, dengan performa yang dominan.
Konsistensi yang ia tunjukkan sepanjang musim mengantarkannya finis di posisi kedelapan klasemen akhir Kejuaraan Dunia. Pencapaian ini menjadikannya sebagai salah satu rookie terbaik dalam sejarah modern MotoGP. Ducati meyakini bahwa Aldeguer adalah investasi masa depan yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Proses Pemulihan dan Target Kembali ke Lintasan
Cedera paha kiri yang dialami Aldeguer memang menghambat persiapannya untuk menghadapi musim 2026. Ia terpaksa melewatkan rangkaian uji coba musim dingin di Sepang, Malaysia, serta tes lanjutan di Buriram, Thailand. Tim medis terus memantau perkembangan fisiknya agar ia bisa kembali menunggangi motor Desmosedici secepat mungkin.
Fermin Aldeguer dipastikan absen pada balapan pembuka di Thailand akhir pekan ini karena kondisi fisiknya belum memungkinkan. Fokus utamanya kini beralih pada seri berikutnya yang akan digelar di Brasil pada akhir Maret mendatang. Ia tetap optimistis dapat mengejar ketertinggalan poin dan kembali menunjukkan taringnya di lintasan balap.