Uptodai.com - Cara memilih shade foundation sesuai undertone menjadi kunci utama untuk mendapatkan hasil riasan yang sempurna dan tampak menyatu dengan kulit. Banyak perempuan seringkali salah membeli produk karena hanya melihat tingkat kecerahan kulit atau skintone saja tanpa memperhatikan warna dasar di bawahnya. Kesalahan ini biasanya mengakibatkan wajah terlihat kusam, belang, atau bahkan berubah menjadi keabu-abuan setelah beberapa jam pemakaian.

Memahami karakteristik kulit sendiri akan sangat membantu Anda dalam menghemat anggaran belanja kosmetik dan meningkatkan kepercayaan diri. Dengan pilihan warna yang tepat, riasan akan terlihat lebih natural seperti kulit kedua. Berikut adalah panduan mendalam untuk menemukan warna dasar bedak cair yang paling pas untuk wajah Anda.

Mengenal Perbedaan Skintone dan Undertone Kulit

Sebelum masuk ke teknis pemilihan produk, Anda harus memahami bahwa undertone berbeda dengan skintone. Skintone adalah warna permukaan kulit yang bisa berubah akibat paparan sinar matahari atau penggunaan skincare tertentu. Perubahan ini bersifat eksternal dan sering kali dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta gaya hidup sehari-hari.

Sebaliknya, undertone merupakan warna dasar alami yang bersifat permanen dan terletak di bawah permukaan kulit. Warna ini tidak akan berubah meskipun kulit Anda menjadi lebih gelap setelah berjemur di pantai. Para ahli kecantikan membagi kategori ini menjadi tiga jenis utama, yaitu warm (hangat), cool (dingin), dan neutral (netral).

1. Identifikasi Jenis Undertone Melalui Warna Nadi

Langkah awal dalam menerapkan cara memilih shade foundation sesuai undertone adalah dengan melakukan tes pembuluh darah di pergelangan tangan. Pastikan Anda melakukan pengecekan ini di bawah cahaya matahari alami agar hasilnya lebih akurat. Cahaya lampu ruangan terkadang bisa mendistorsi warna asli pembuluh darah Anda.

Pemilik undertone hangat biasanya memiliki urat nadi yang cenderung berwarna kehijauan dengan rona kulit keemasan. Sementara itu, pemilik undertone dingin ditandai dengan nadi berwarna biru atau ungu dengan rona kulit kemerahan. Perbedaan ini sangat krusial karena akan menentukan spektrum warna kosmetik yang akan Anda gunakan nantinya.

Jika Anda merasa warna nadi merupakan perpaduan antara biru dan hijau, kemungkinan besar Anda memiliki undertone netral. Jenis kulit ini biasanya lebih fleksibel karena cocok menggunakan hampir semua spektrum warna kosmetik. Anda tidak perlu khawatir terlihat terlalu kuning atau terlalu pucat saat mencoba berbagai merk produk.

2. Menyesuaikan Hint Warna Foundation

Setelah mengetahui jenisnya, kini saatnya memilih produk dengan hint atau rona warna yang tepat. Untuk pemilik undertone hangat, pilihlah foundation yang memiliki keterangan “yellow”, “golden”, atau “honey” pada label kemasannya. Warna-warna ini akan menonjolkan kehangatan kulit dan memberikan kesan wajah yang lebih segar dan bercahaya.

Bagi Anda yang memiliki undertone dingin, carilah produk dengan hint warna pink atau kemerahan agar wajah tidak terlihat pucat. Sedangkan untuk pemilik undertone netral, pilihlah warna-warna seperti beige atau nude yang seimbang. Warna netral tidak menonjolkan rona kuning maupun pink secara berlebihan sehingga terlihat sangat menyatu.

3. Lakukan Swatch pada Garis Rahang

Jangan pernah mencoba warna foundation hanya pada punggung tangan karena warna kulit tangan biasanya lebih gelap daripada wajah. Cara memilih shade foundation sesuai undertone yang paling efektif adalah dengan mengoleskannya pada garis rahang hingga ke leher. Area ini merupakan titik transisi yang paling akurat untuk melihat kecocokan warna.

Oleskan setidaknya tiga pilihan warna yang paling mendekati warna kulit Anda secara berjajar di area tersebut. Diamkan sejenak dan lihatlah di bawah pencahayaan yang terang. Pilihlah warna yang paling “menghilang” atau menyatu sempurna antara area wajah dan leher untuk menghindari efek topeng yang mengganggu penampilan.

4. Perhatikan Efek Oksidasi Setelah Beberapa Jam

Banyak produk foundation mengalami proses oksidasi atau berubah menjadi lebih gelap setelah bereaksi dengan minyak alami wajah dan udara. Oleh karena itu, jangan langsung memutuskan untuk membeli produk sesaat setelah melakukan swatch di toko kosmetik. Berikan waktu bagi formula produk untuk bereaksi sepenuhnya dengan kimia tubuh Anda.

Biarkan foundation menempel di kulit selama satu hingga dua jam sambil melakukan aktivitas lain di dalam mal. Jika warnanya tetap stabil dan tidak berubah menjadi kusam atau gelap, maka shade tersebut adalah pilihan yang tepat. Ketelitian dalam menunggu hasil oksidasi ini akan memastikan tampilan makeup Anda tetap prima hingga akhir hari.