Uptodai.com - Perdana Menteri PM Israel Netanyahu dukung Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim Tango dengan Spanyol. Dukungan terbuka ini disampaikan langsung melalui sebuah unggahan video yang memperlihatkan dirinya menerima jersey resmi La Albiceleste. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memuji Presiden Argentina, Javier Milei, yang dianggap telah merevolusi hubungan bilateral kedua negara. Langkah diplomatik berbalut olahraga ini langsung memicu perhatian publik global di tengah tensi geopolitik yang masih memanas.

Hubungan erat antara Netanyahu dan Javier Milei memang bukan rahasia lagi sejak presiden beraliran kanan tersebut menjabat. Milei secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap Israel, bahkan sempat berencana memindahkan kedutaan Argentina ke Yerusalem. Kedekatan personal dan politik inilah yang mendasari Netanyahu untuk secara terbuka menjagokan Argentina di partai puncak. Ia bahkan mengklaim bahwa sebagian besar warga Israel memiliki sentimen positif yang sama terhadap negara Amerika Selatan tersebut.

Reaksi Keras Warganet dan Solidaritas untuk Palestina

Namun, aksi pamer jersey dan dukungan politik ini justru memicu gelombang protes yang masif di media sosial. Kolom komentar unggahan tersebut langsung dibanjiri oleh netizen yang menyuarakan solidaritas untuk Palestina. Banyak warga Argentina sendiri yang menegaskan bahwa pernyataan sang perdana menteri tidak mewakili sikap seluruh rakyat mereka. Mereka mengingatkan dunia bahwa Argentina memiliki sejarah panjang dalam mendukung kedaulatan negara Palestina.

Sebagai catatan sejarah, Argentina secara resmi telah mengakui Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sejak tahun 2010 silam. Oleh karena itu, propaganda politik yang memanfaatkan sepak bola ini dinilai tidak relevan oleh sebagian besar publik. Seruan untuk membebaskan Palestina menjadi salah satu komentar yang paling dominan di berbagai platform digital sebagai bentuk penolakan. Warganet juga mengingatkan agar pencapaian olahraga tidak dicampuradukkan dengan kepentingan politik sepihak.

Dukungan Mengalir untuk Timnas Spanyol

Sentimen negatif terhadap Netanyahu juga berimbas pada beralihnya dukungan netizen kepada tim lawan, yaitu Spanyol. Banyak pengguna media sosial yang kini menyuarakan harapan agar tim Matador keluar sebagai juara di MetLife Stadium. Terlebih lagi, Spanyol baru-baru ini juga mengambil langkah diplomatik berani dengan mengakui negara Palestina secara resmi. Hal ini membuat laga final tidak hanya menjadi persaingan taktik di lapangan hijau, tetapi juga sarat akan pesan kemanusiaan.

Pertandingan final Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife pada Senin dini hari WIB. Pertemuan dua raksasa sepak bola ini diprediksi akan berlangsung sengit dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kini, fokus dunia tidak hanya tertuju pada trofi emas yang diperebutkan, melainkan juga pada dinamika sosial politik yang menyelimutinya. Siapapun pemenangnya, laga ini dipastikan akan tercatat sebagai salah satu final paling bersejarah.