Uptodai.com - Karier pemain naturalisasi Malaysia Imanol Machuca kini berada di titik terendah setelah menghadapi kenyataan pahit di Liga Argentina. Harapan sang pemain untuk kembali merumput sirna seketika usai upaya hukum yang ia tempuh berakhir dengan kegagalan total.

Kabar buruk ini mencuat setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) secara resmi menolak permohonan banding atas sanksi berat yang menjeratnya. Keputusan tersebut memicu reaksi cepat dari klubnya saat ini, Vélez Sarsfield, yang langsung mengambil langkah drastis terkait masa depan sang penyerang.

Pemutusan Kontrak Sepihak oleh Velez Sarsfield

Klub raksasa Argentina, Vélez Sarsfield, dilaporkan tidak ingin menanggung beban lebih lama akibat absennya sang pemain di lapangan hijau. Pelatih Vélez Sarsfield, Guillermo Barros Schelotto, mengonfirmasi bahwa situasi pemain naturalisasi Malaysia Imanol Machuca tidak lagi memungkinkan untuk dipertahankan dalam skuad utama.

Pihak manajemen kini tengah memproses pengaktifan klausul pemutusan kontrak sepihak terhadap pemain yang sempat digadang-gadang memperkuat Harimau Malaya tersebut. Langkah ini diambil karena klub merasa dirugikan secara teknis lantaran tidak bisa memainkan Machuca dalam kompetisi resmi sepanjang musim berjalan.

Schelotto mengungkapkan bahwa awalnya pihak klub memiliki ekspektasi besar terhadap kontribusi Machuca di lini serang mereka. Namun, vonis tetap dari CAS memaksa tim pelatih untuk mengubah rencana besar yang telah disusun sejak awal musim.

Pernyataan Tegas Pelatih Guillermo Barros Schelotto

Dalam sebuah sesi wawancara dengan media lokal, Guillermo Barros Schelotto menyatakan kekecewaannya terhadap situasi yang menimpa anak asuhnya tersebut. Ia menyebut bahwa klub sebelumnya sangat optimis Machuca bisa mendapatkan keringanan sanksi agar dapat bermain sepanjang tahun ini.

“Apa yang terjadi dengan Machuca benar-benar di luar kendali dan harapan kami sebagai tim pelatih,” ujar Schelotto dengan nada menyesal. Ia menegaskan bahwa sangat disayangkan talenta sang pemain harus terbuang sia-sia karena kendala hukum yang melilitnya.

Meskipun kehilangan satu slot pemain, Vélez Sarsfield memutuskan untuk tidak mencari pengganti baru di bursa transfer mendatang. Klub lebih memilih untuk memaksimalkan potensi pemain muda dari akademi guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Machuca.

Masa Depan Suram hingga Tahun 2026

Berdasarkan detail kontrak yang ada, Vélez Sarsfield sebenarnya meminjam Machuca dari klub asal Brasil, Fortaleza EC. Dalam perjanjian tersebut, terdapat poin yang memungkinkan Vélez untuk mengakhiri kerja sama lebih awal jika terjadi situasi luar biasa seperti sanksi hukum permanen.

Saat ini, Machuca masih diberikan izin untuk mengikuti sesi latihan bersama tim utama Vélez Sarsfield demi menjaga kebugaran fisiknya. Namun, kewajiban klub untuk membayar gajinya hanya akan bertahan hingga pertengahan tahun ini sebelum ia dipulangkan ke Brasil.

Setelah masa tersebut berakhir, kontrak Imanol Machuca diputus secara total oleh pihak Argentina dan ia harus kembali ke Fortaleza EC. Masalahnya, ia masih harus menjalani sisa masa hukuman larangan bertanding yang berlaku cukup lama, yakni hingga November 2026.

Kondisi ini membuat masa depan profesionalnya menjadi tanda tanya besar, mengingat usia produktifnya akan habis di meja hijau. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Fortaleza mengenai apakah mereka tetap akan menggaji sang pemain selama masa hukuman tersebut berlangsung.

Kegagalan proyek naturalisasi ini juga menjadi sorotan tajam bagi publik sepak bola Malaysia yang sebelumnya berharap banyak pada kualitas Machuca. Kini, sang pemain harus menerima kenyataan bahwa kariernya di Amerika Latin maupun Asia tengah berada di ujung tanduk.