Teja Paku Alam Luput dari Timnas Indonesia, Bojan Hodak Buka Suara
Uptodai.com - Pemanggilan Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia menjadi perbincangan hangat setelah nama sang kiper tidak muncul dalam daftar terbaru John Herdman. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya memberikan respons terkait keputusan mengejutkan tersebut menjelang ajang FIFA Series 2026. Meski menghormati keputusan pelatih tim nasional, Hodak menilai anak asuhnya itu memiliki kualitas yang sangat mumpuni.
Persib Bandung sebenarnya menyumbangkan tiga nama penting untuk memperkuat skuad Garuda dalam pemusatan latihan kali ini. Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra Nugraha resmi masuk dalam daftar 41 pemain pilihan Herdman. Namun, absennya nama Teja tetap menjadi sorotan tajam bagi para pendukung setia Maung Bandung yang mengharapkan kehadirannya.
Teja Paku Alam tampil sangat impresif sepanjang musim ini bersama Persib di kompetisi domestik maupun kancah Asia. Penjaga gawang asal Sumatera Barat tersebut tercatat sudah membukukan 15 clean sheets yang membuktikan ketangguhannya di bawah mistar gawang. Catatan gemilang ini yang membuat banyak pihak mempertanyakan alasan di balik luputnya nama Teja dari daftar tersebut.
Bojan Hodak secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Teja dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan melawan Persik Kediri. Pelatih asal Kroasia itu menilai bahwa Teja sudah menunjukkan konsistensi yang luar biasa selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, Teja sangat layak untuk setidaknya mendapatkan kesempatan bersaing di level internasional bersama pemain lainnya.
“Jika kalian bertanya kepada saya, menurut saya Teja juga pantas mendapatkan panggilan,” ungkap Bojan Hodak dengan nada tegas. Ia melihat performa Teja sebagai salah satu kunci keberhasilan Persib tetap bersaing di papan atas klasemen musim ini. Kendati demikian, Hodak tidak ingin terlalu larut dalam polemik pemilihan pemain yang dilakukan oleh tim kepelatihan nasional.
Persaingan Ketat Penjaga Gawang di Skuad Garuda
John Herdman sendiri memanggil lima penjaga gawang untuk mengisi komposisi skuad sementara Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Maret 2026. Tiga nama di antaranya berasal dari klub kasta tertinggi Indonesia, yakni Nadeo Argawinata, Ernando Ari Sutaryadi, dan Cahya Supriadi. Mereka akan bersaing memperebutkan posisi utama dengan dua kiper yang kini berkarier di luar negeri.
Dua nama besar yang menjadi pesaing utama dalam daftar pemain Timnas Indonesia John Herdman adalah Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi. Paes saat ini membela Ajax Amsterdam, sementara Emil Audero memperkuat US Cremonese di Italia. Kehadiran para pemain abroad ini memang mempersempit ruang bagi kiper lokal untuk menembus skuad inti Garuda.
Hal ini menjadi tantangan besar bagi kiper-kiper di liga domestik untuk terus meningkatkan standar permainan mereka ke level yang lebih tinggi. Bojan Hodak menyadari bahwa persaingan di posisi penjaga gawang memang sangat kompetitif saat ini. Ia berharap Teja tidak patah semangat dan terus menunjukkan performa terbaiknya bersama Pangeran Biru di sisa musim.
Kontribusi Pilar Persib Bandung untuk Tim Nasional
Meskipun memberikan catatan untuk Teja, Bojan Hodak tetap memberikan apresiasi tinggi kepada tiga pemain Persib lainnya yang terpanggil. Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra dianggap telah memberikan kontribusi maksimal bagi tim selama ini. Ketiganya berperan vital dalam membawa Maung Bandung melaju hingga babak perempat final AFC Champions League Two 2025/2026.
Hodak meyakini bahwa pemanggilan ini merupakan hasil dari pengamatan panjang yang dilakukan oleh tim kepelatihan Timnas Indonesia. Ia menyebut bahwa performa para pemainnya di kompetisi Asia memberikan nilai tambah yang signifikan di mata John Herdman. Pengalaman bertanding melawan klub-klub kuat di Asia sangat membantu kematangan mentalitas pemain saat membela negara.
Pelatih bertangan dingin itu berharap para pemainnya bisa memberikan kemampuan terbaik selama berada di kamp pelatihan tim nasional nantinya. Ia ingin Marc Klok dan kawan-kawan membawa dampak positif serta pengalaman berharga sekembalinya mereka ke klub. Persib sendiri masih memiliki jadwal padat yang menuntut kondisi fisik pemain tetap prima demi mengejar target juara.