Go Ahead Eagles Geram NAC Breda Persoalkan Paspor Dean James
Uptodai.com - Status paspor Indonesia Dean James kini menjadi perbincangan hangat di kancah sepak bola Belanda setelah NAC Breda melayangkan protes resmi kepada federasi sepak bola Belanda (KNVB). Klub tersebut secara terbuka mempertanyakan keabsahan sang pemain saat membela Go Ahead Eagles dalam laga lanjutan kompetisi domestik.
Langkah hukum ini diambil oleh manajemen NAC Breda menyusul kekalahan telak yang mereka alami dengan skor mencolok 0-6 di Stadion De Adelaarshorst. Pihak lawan menduga terdapat pelanggaran administratif serius terkait izin kerja James yang kini berstatus sebagai pemain non-Uni Eropa.
Dalam pertandingan tersebut, Dean James turun sebagai starter dan memberikan kontribusi signifikan sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-76. Namun, kemenangan besar Go Ahead Eagles tersebut kini dibayangi oleh tuntutan NAC Breda yang meminta agar hasil pertandingan dibatalkan atau diulang.
Dugaan Akal-akalan NAC Breda demi Poin
Direktur Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, tidak mampu menyembunyikan rasa geramnya menanggapi laporan yang dilayangkan oleh rival mereka. Ia menilai bahwa tindakan NAC Breda hanyalah sebuah taktik atau akal-akalan untuk mendapatkan poin di luar lapangan hijau.
Van Dop mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima panggilan telepon dari Direktur NAC Breda, Remco Oversier, guna membahas persoalan tersebut secara langsung. Namun, ia memilih untuk tidak memperpanjang percakapan karena merasa posisi klubnya sudah berada di jalur yang benar secara hukum.
“Saya tegaskan bahwa percakapan ini akan berlangsung sangat singkat. Saya hanya mengatakan kepada mereka: semoga berhasil dengan upaya tersebut,” ujar Van Dop dengan nada sindiran saat diwawancarai oleh media setempat.
Pihak Go Ahead Eagles melihat motif di balik laporan ini berkaitan erat dengan posisi NAC Breda yang saat ini sedang terseok-seok di zona degradasi. Mereka menduga sang lawan sedang memanfaatkan segala celah administratif demi mengamankan posisi di klasemen agar tidak turun kasta musim depan.
Bukti Keabsahan Melalui Aplikasi Pemerintah
Menanggapi tudingan mengenai status paspor Indonesia Dean James, Van Dop memberikan penjelasan mendalam mengenai latar belakang kewarganegaraan pemain berusia 25 tahun tersebut. Ia menegaskan bahwa James tetap memiliki dokumen kewarganegaraan Belanda yang sah dan terdaftar secara resmi.
Manajemen klub bahkan telah melakukan pengecekan mandiri melalui platform digital milik pemerintah Belanda, yaitu Mijn Overheid. Aplikasi tersebut menunjukkan bahwa Dean James masih tercatat sebagai warga negara Belanda, meskipun ia telah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Maret 2025.
Kondisi ini memungkinkan sang pemain memiliki status kewarganegaraan ganda yang diakui dalam konteks tertentu di pemerintahan Belanda. Oleh karena itu, Go Ahead Eagles merasa tidak perlu mengurus izin kerja tambahan atau memberikan standar gaji pemain non-Uni Eropa yang biasanya sangat tinggi.
Van Dop juga sempat menyentil balik masa lalu NAC Breda yang pernah tersandung kasus serupa terkait penggunaan pemain asing dari luar Uni Eropa. Ia merasa ironis melihat klub yang pernah melakukan pelanggaran justru kini mencoba menyerang klub lain dengan isu yang belum terbukti kebenarannya.
Proses Investigasi KNVB Masih Berjalan
KNVB sendiri telah memberikan respons awal terhadap laporan keberatan yang diajukan oleh pihak NAC Breda. Otoritas tertinggi sepak bola Belanda tersebut menyatakan akan mengkaji lebih dalam seluruh dokumen terkait proses naturalisasi dan izin bermain Dean James.
Proses investigasi ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa pekan karena melibatkan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait kependudukan. Selama proses ini berlangsung, status hasil pertandingan kemenangan 6-0 Go Ahead Eagles tetap dianggap sah secara sementara.
Dean James merupakan salah satu pilar penting yang juga menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Polemik ini diharapkan segera berakhir agar fokus sang pemain tidak terganggu dalam menghadapi jadwal padat di liga maupun agenda internasional bersama skuad Garuda.
Hingga saat ini, pendukung Go Ahead Eagles terus memberikan dukungan moral kepada sang pemain melalui berbagai platform media sosial. Mereka berharap federasi bersikap adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari klub-klub yang sedang berjuang menghindari zona merah klasemen.