Uptodai.com - Asisten Pelatih Timnas Indonesia Steven Vitoria resmi bergabung dalam jajaran staf kepelatihan untuk memperkuat strategi Skuad Garuda di bawah komando John Herdman. Kehadiran sosok asal Kanada ini terungkap melalui unggahan video terbaru yang dirilis oleh manajemen Timnas Indonesia pada Senin (23/3/2026). Dalam tayangan tersebut, Vitoria tampak mendampingi Herdman saat menyambut kedatangan para pemain abroad seperti Elkan Baggott hingga Eliano Reijnders.

Meskipun PSSI belum memberikan pengumuman resmi secara tertulis, publik sudah mengenali wajah Steven Vitoria sebagai orang kepercayaan baru sang pelatih kepala. Pria berusia 39 tahun tersebut memutuskan gantung sepatu dari karier profesionalnya untuk segera memulai petualangan baru di dunia manajerial. Pengalamannya yang sangat panjang di kompetisi Eropa diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi perkembangan taktik tim nasional.

Profil Steven Vitoria dan Kedekatannya dengan Bintang Indonesia

Nama Steven Vitoria sebenarnya tidak asing bagi beberapa penggawa yang berkarier di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dia tercatat pernah membela klub asal Portugal, Boavista, pada musim 2024-2025 sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun. Di klub tersebut, Vitoria merupakan rekan satu tim dari bintang Persib Bandung saat ini, Layvin Kurzawa, yang bergabung pada paruh musim.

Selain memiliki koneksi dengan Kurzawa, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Steven Vitoria juga mempunyai sejarah panjang dengan ikon sepak bola tanah air, Egy Maulana Vikri. Keduanya pernah berbagi ruang ganti saat membela klub Polandia, Lechia Gdansk, pada musim 2018-2019 silam. Sayangnya, reuni antara asisten pelatih dan pemain ini belum bisa terwujud di pemusatan latihan kali ini karena Egy tidak masuk dalam skuad final pilihan Herdman.

Vitoria membawa segudang pengalaman berharga dari kompetisi elite Eropa ke dalam staf kepelatihan Indonesia. Dia mengawali karier sepak bolanya di akademi Woodbridge sebelum akhirnya terbang ke Portugal untuk bergabung dengan raksasa FC Porto pada tahun 2005. Debut profesionalnya dimulai setahun kemudian, yang menjadi awal dari perjalanan panjangnya membela berbagai klub ternama di Portugal.

Rekam Jejak Prestasi di Level Klub dan Internasional

Selama aktif bermain, bek tangguh ini telah memperkuat deretan klub mapan seperti Benfica, Estoril, Moreirense, hingga Chaves. Prestasinya pun tidak main-main karena dia pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Portugal dan Piala Liga Portugal. Selain sukses di tanah kelahiran leluhurnya, Vitoria juga sempat mencicipi atmosfer kompetisi di Amerika Serikat bersama Philadelphia Union.

Kehadiran Steven Vitoria di jajaran Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Terbaru diprediksi akan sangat fokus pada pembenahan lini pertahanan. Mengingat posisinya dahulu adalah seorang bek tengah, dia memiliki kapasitas untuk membimbing pemain seperti Jay Idzes dan Rizky Ridho. Vitoria dikenal memiliki pembacaan permainan yang sangat baik serta kepemimpinan yang kuat di dalam lapangan.

Di level internasional, Vitoria memiliki latar belakang yang cukup unik karena pernah membela Timnas Portugal di level junior, mulai dari U-19 hingga U-20. Namun, dia akhirnya memilih untuk mengabdi pada negara kelahirannya, Kanada, dan melakukan debut pada tahun 2016. Hubungan emosionalnya dengan John Herdman sudah terbangun sejak lama ketika keduanya berjuang membawa Kanada menembus panggung Piala Dunia.

Kini, tantangan besar menanti Vitoria untuk mentransformasi ilmu yang ia dapatkan di Eropa ke dalam gaya main Skuad Garuda. Publik sepak bola nasional tentu berharap kombinasi antara kecerdasan taktik Herdman dan pengalaman lapangan Vitoria bisa membawa Indonesia terbang lebih tinggi. Integrasi staf kepelatihan yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi jadwal padat kualifikasi internasional mendatang.